Min.co.id ~ Bojonegoro ~ Kapolres Bojonegoro, AKBP Mario Prahatinto, bersama timnya tak henti-hentinya memantau situasi terkait Tinggi Muka Air (TMA) Sungai Bengawan Solo yang meluap, menyebabkan beberapa pemukiman warga terdampak banjir.
Sejak siang, Kapolres Bojonegoro didampingi oleh Wakapolres, Danki 3 Brimob C Pelopor Polda Jatim, serta perwakilan dari Kodim 0813/Bojonegoro, telah melaksanakan patroli dan pemantauan TMA Bengawan Solo dari wilayah Kecamatan Kalitidu hingga Kecamatan Kota Bojonegoro.
Tak hanya memantau, Kapolres Bojonegoro juga memberikan bantuan langsung kepada warga yang masih bertahan di rumah mereka, serta sebagian warga yang mengungsi di tempat pengungsian. Sebanyak 3.000 nasi bungkus disalurkan kepada mereka yang terdampak banjir.
“Sabar ya pak, bu semoga banjir cepat surut, tetap waspada nggih,” kata AKBP Mario sambil menyerahkan bantuan kepada warga.
Dalam pesannya, Kapolres Bojonegoro mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati mengingat intensitas curah hujan yang cukup tinggi, yang dapat menyebabkan naiknya debit air Bengawan Solo.
“Pihak Polres Bojonegoro bersama dengan TNI dari Kodim, BPBD, serta Pemkab Bojonegoro akan terus melakukan langkah-langkah penanganan bencana ini, termasuk upaya penyelamatan bagi warga,” ujar AKBP Mario.
Di beberapa lokasi terdampak, seperti Kelurahan Ledok Kulon, Ledok Wetan, dan Desa Ngulanan Kecamatan Dander, Kapolres Bojonegoro dan timnya disambut baik oleh warga, meskipun rumah mereka terendam banjir.
Salah seorang warga, Ruslan, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan oleh Polres Bojonegoro. “Bantuan nasi ini sangat membantu karena selama banjir kami tidak bisa memasak nasi,” ucap Ruslan dengan tulus.
Upaya yang dilakukan oleh Kapolres Bojonegoro dan timnya mendapat apresiasi yang tinggi dari masyarakat, menunjukkan solidaritas dan kepedulian dalam menghadapi musibah banjir yang melanda wilayah mereka.(red)
Editor : Achmad






Komentar