Pemerintah daerah diminta untuk memanfaatkan momentum ini dengan sebaik mungkin, terutama bagi unit kerja yang berkaitan langsung dengan pembinaan dan penyelenggaraan layanan publik. Maurits menegaskan bahwa keberhasilan implementasi BLUD membutuhkan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), pemahaman regulasi BLUD, serta transformasi dan semangat kewirausahaan bagi stakeholder terkait.
Dalam rangka meningkatkan pelayanan yang berkualitas dan berkelanjutan, manajemen BLUD perlu bertransformasi dengan menerapkan prinsip efisiensi dan pemberdayaan SDM yang profesional. Maurits juga menyoroti perlunya kesamaan persepsi mengenai implementasi BLUD agar dapat dijalankan dengan optimal.
Melalui pendampingan, asistensi, dan sosialisasi, diharapkan pemahaman teknis mengenai BLUD dapat ditingkatkan, sehingga tata kelola keuangan yang baik dapat meningkatkan pelayanan yang kompetitif dan berkualitas.
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan pemerintah daerah mampu mengembangkan BLUD secara efektif sebagai upaya nyata dalam meningkatkan pelayanan publik bagi masyarakat.(ip)










Komentar