Min.co.id ~ Indramayu ~ Menjelang Bulan Suci Ramadhan 1445 H/2024, Polri dan TNI bersatu dalam giat pemantauan harga sembako di pasar. Koptu Waryono dari Koramil 1609/Juntinyuat dan Bripka Haikal dari Polsek Juntinyuat terjun langsung ke lapangan untuk mengecek harga sembako di toko Fikri, milik Ibu Tursinah, di Rt10/Rw05 Desa Segeran Kec. Juntinyuat, Kabupaten Indramayu.
Giat pemantauan harga sembako ini bertujuan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang bulan suci Ramadan serta Hari Raya Idul Fitri. Koptu Waryono menjelaskan bahwa tindakan ini sebagai upaya untuk menjaga kesejahteraan masyarakat di tengah kenaikan permintaan selama Ramadan.
“Kami melaksanakan kegiatan ini untuk mengecek situasi langsung di lapangan, apakah ada kenaikan harga yang signifikan atau tidak. Hal ini agar kita dapat memastikan ketersediaan dan keterjangkauan bahan pokok bagi masyarakat,” ungkap Koptu Waryono.
Dalam interaksinya dengan pedagang, diketahui bahwa kenaikan harga terjadi sebagai respons terhadap peningkatan permintaan selama Ramadan dan Idul Fitri. Meskipun kenaikan harga dianggap wajar, Polri dan TNI tetap memastikan bahwa tidak ada penimbunan sembako yang dilakukan untuk keuntungan pribadi oleh pihak tertentu.
Kasat Polsek Juntinyuat menegaskan bahwa pemantauan akan terus dilakukan, memastikan harga tidak melampaui harga eceran tertinggi yang ditetapkan oleh Pemerintah. Selain itu, distribusi sembako juga harus sesuai sasaran agar masyarakat dapat merasakan manfaat dari langkah ini.
Kerjasama antara Polri dan TNI dalam pemantauan harga sembako di pasar menunjukkan sinergi positif dalam menjaga kesejahteraan masyarakat dan memberikan rasa aman jelang bulan Ramadan.






Komentar