Min.co.id ~ Indramayu ~ Kekhawatiran meluas di sepanjang DAS Cimanuk karena meningkatnya debit Sungai Cimanuk telah memicu luapan di beberapa desa, bahkan sampai ke pemukiman warga. Dalam menanggapi situasi ini, Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina secara langsung meninjau Pintu Air Bojongsari yang kondisinya memprihatinkan pada Senin sore ini.
Kunjungan Bupati ke Pintu Air Bojongsari memunculkan fakta bahwa penyumbatan aliran air oleh tumpukan sampah telah menjadi salah satu penyebab utama masalah ini. Selain itu, peningkatan debit air dari hulu sungai dan pembagian air di Bendung Karet Bangkir yang memasuki Cimanuk lama kota Indramayu juga turut berkontribusi.
“Kita harus bertindak cepat. Sore ini saya sudah memerintahkan Dinas PUPR untuk mengirimkan alat berat untuk membersihkan tumpukan sampah ini agar air bisa mengalir lancar ke muara,” kata Bupati Nina.
Selain membersihkan tumpukan sampah, rencananya akan dilakukan juga pengangkatan dan pembangunan ulang jembatan yang menghubungkan Kelurahan Bojongsari dengan Desa Terusan agar kondisinya lebih tinggi dan tidak mudah tergenang air.
Menyikapi situasi ini, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) yang juga Plt. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu, Asep Abdul Mukti mengatakan bahwa kewaspadaan di daerah-daerah yang berada di aliran sungai harus ditingkatkan. Daerah-daerah yang perlu waspada meliputi Kecamatan Sukagumiwang, Kertasemaya, Jatibarang, Widasari, Lohbener, Sindang, Indramayu, dan Pasekan.
Tak hanya itu, BPBD Indramayu telah menyiapkan 3 Posko Penanggulangan Bencana dalam rangka pelaksanaan Pemilu di Kecamatan Losarang, Patrol, dan Jatibarang. Posko-posko tersebut berada di kantor kecamatan dan melibatkan petugas BPBD, Tim URC, dan relawan.
Dengan langkah-langkah yang diambil, diharapkan situasi ini dapat terkendali dan risiko bencana dapat diminimalisir. Warga di sepanjang aliran Sungai Cimanuk juga diimbau untuk tetap waspada dan siap menghadapi kemungkinan-kemungkinan yang dapat terjadi akibat meningkatnya debit sungai ini.(red)
Editor : achmad










Komentar