Min.co.id ~ Jakarta ~ Sehari pasca Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menjatuhkan sanksi Peringatan Keras kepada Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari, terkait pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai Cawapres pasangan Subianto, banyak pihak bersuara terkait hal itu termasuk di Twitter (X)
Pasalnya, atas putusan DKPP tersebut pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapres Prabowo Subianto terbukti melanggar etik.
Tak cuma di Mahkamah Konstitusi (MK), pelanggaran etik anak Presiden Jokowi itu juga terjadi di Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Akibatnya, media sosial X (Twitter) ramai membicarakan pelanggaran etik yang dilakukan KPU tersebut. Hingga pukul 13.35 WIB sudah dibaca 73.800 orang. Mereka menyebut ternyata bukan hanyak MK saja yang melanggar, KPU juga melanggar etik.
Mantan Sekretaris Kementeria BUMN, Said Didu juga mengkritik pelanggaran etik yang terbukti sudah terjadi demi meloloskan Gibran sebagai cawapres.
Said Didu menyentil sejumlah ketua umum parpol. Mulai dari Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra, Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Ketum PAN Zulkifli Hasan dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Said Didu juga turut menyentil hati nurani Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Menurutnya, SBY hingga para ketum parpol seharusnya prihatin dengan pelanggaran etik Gibran sebagai cawapres karena mempertaruhkan nasib demokrasi.
Ciutan Said Didu inipun langsung menarik perhatian netizen. Lebih dari 200 kali dibaca pengguna X (twitter). Rata-rata mereka mendukung apa yang disampaikan Said Didu. (red)










Komentar