POLDA JABAR ~ Pembersihan material tanah bekas bencana alam tanah longsor yang melanda Jalan Raya Provinsi Pamulihan – Bungbulang menjadi tugas berat, namun Polisi bersama instansi terkait tak kenal lelah. Memasuki hari kedua pembersihan, kekuatan gabungan Polisi, Koramil 1122 Pakenjeng, aparatur Desa Pananjung, Dinas PUPR Provinsi Jawa Barat, Damkar Kec. Cikajang, BPBD Kabupaten Garut, dan partisipasi masyarakat terus berupaya membersihkan material tanah longsor sejak kemarin.
Kehandalan jalur provinsi Pamulihan Bungbulang menjadi perhatian utama, mendorong Polisi dan instansi terkait untuk bersatu bahu-membahu guna segera menyelesaikan pembersihan material longsor. Hal ini bertujuan memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para pengemudi yang hendak melintasi jalur tersebut.
Selain melibatkan personel gabungan, penggunaan perlengkapan evakuasi seperti 1 unit Louder, 1 unit esvacator, 2 unit dump truck, dan 1 unit mobil damkar menjadi strategi untuk mempermudah dan mempercepat pembersihan material tanah.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Ibrahim Tompo, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa kegiatan ini mencerminkan empati Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan. Meskipun cuaca dan curah hujan masih menjadi kendala, Kapolres Garut Polda Jabar, AKBP Rohman Yonky Dilatha, S.I.K, M.Si, berupaya keras untuk menutup dan mengamankan lalu lintas kendaraan.
“Pentingnya kebutuhan warga atau pengunjung untuk menggunakan jalur Pamulihan Bungbulang tidak luput dari perhatian kami. Namun, tetap diingat bahwa potensi bencana dapat terjadi kapan saja. Oleh karena itu, selain melakukan evakuasi dan pembersihan material longsor, kami juga mengatur sistem buka tutup jalan agar warga dapat melintas dengan aman,” ujar Wawan.
“Dengan tekad dan kerja keras, jalur lalulintas di Jalan Raya Provinsi Pamulihan Bungbulang kini sudah dapat dilintasi kendaraan meskipun masih dengan sistem buka tutup. Sebagian besar material longsor yang menutupi jalan juga berhasil dibersihkan,” tambahnya.(*)
Editor : Achmad






Komentar