Min.co.id, Indramayu – Kelapa hijau menjadi salah satu buah yang banyak diburu oleh orang karena airnya dipercaya bisa membantu mengobati COVID-19. Banyaknya permintaan membuat kelapa hijau langka dan harganya naik.
“Kelapa hijau menjadi langka di pasaran dan berimbas pada harganya yang naik hingga tiga kali lipat, 1 kelapa dibandrol dengan harga Rp25 ribu,” ujar Bambang salah satu penjual kelapa di Jl. Cimanuk Barat, Indramayu, Selasa (21/9/2021).
Menurut Bambang kenaikan harga dan kelangkaan kelapa hijau terjadi sejak Januari tahun lalu. Meski begitu, permintaan kelapa terus naik.
Masyarakat percaya khususnya kelapa hijau bisa mengobati berbagai macam penyakit. Oleh karenya, di masa pandemi seperti sekarang banyak orang berburu kelapa hijau hingga membuat harganya melonjak.
“Saya beli untuk ibu saya yang sedang sakit, 2 kelapa hijau saran dari tetangga, saya beli di mang Bambang, karena di mang Bambang lebih murah,” ujar Cintami, salah satu pembeli kelapa hijau Bambang.
Bambang mengatakan ada beberapa manfaat dari air kelapa hijau seperti, menetralkan racun dalam tubuh dengan kandungan antidotum atau antiracun yang ada di dalamnya, menjaga kesehatan ginjal, menjaga kesehatan jantung, dan mampu menghidrasi tubuh dengan baik.
“Sudah puluhan tahun berjualan kelapa, semenjak adanya wabah Corona ini, kelapanya kian banyak dicari orang dan banyak yang beli kelapanya, bukan untuk penyakit Corona saja, kelapa hijau juga banyak dicari karena banyak khasiat terkandung di dalamnya,” ujar Bambang.
Bambang bisa mengantongi omzet bersih Rp300 ribu dalam sehari hingga bisa lebih. Bambang melakoni bisnis kelapa turunan dari orang tuanya ini sudah berkembang bahkan sudah memiliki 3 karyawan. (Vino)










Komentar