Min.co.id-Indramayu- Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Cirebon kunjungi Gedung GP ANSOR Indramayu dalam rangka silaturahmi dan audiensi untuk bersinergi bersama memerangi Narkoba. Rabu, (10/03/2021)
Dalam pertemuan ini, BNN Kota Cirebon membuat perjanjian kerjasama (PKS) sebagai bentuk sinergi dengan Badan Ansor Anti Narkoba (BAANAR) Kabupaten Indramayu. Kemudian dengan sinergi ini, diharapkan BAANAR dapat membantu mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat tentang bahaya penyalahgunaan narkoba.
BAANAR sendiri adalah lembaga bentukan dan merupakan bagian dari GP Ansor Kabupaten Indramayu.
Ketua BNN Kota Cirebon, Yaya Satya mengatakan, setelah membuat PKS dengan BAANAR dan GP Ansor Kabupaten Indramayu, kedepan pihaknya akan mengadakan bimtek dan penyuluhan secara virtual kepada seluruh anggota BAANAR Kabupaten Indramayu.
“Kita harapkan GP Ansor (Indramayu) sendiri kedepannya bisa berjalan diatas kebenaran untuk menyelamatkan Indramayu khususnya,” katanya saat diwawancara usai acara silaturahmi dan audiensi.
“Bimtek terhadap Ansor (Indramayu) ini, ada yang akan sebagai penyuluh atau, sebagai apa kita akan berikan penyuluhan. Sehingga bukan hanya melalui masyarakat umum tetapi melalui ceramah-ceramah keagamaan. Kita akan sisipkan tentang bahayanya penyalahgunaan Narkoba dan apa saja yang harus diantisipasi oleh masyarakat,” tambahnya.
Dijelaskanya, pihaknya ke Indramayu karena Indramayu adalah bagian wilayah rayonisasi Kota Cirebon, selain dari pada Kabupaten Cirebon. Kemudian juga dalam rangka silaturahmi dengan Pemda Kabupaten Indramayu, GP Ansor Indramayu dan kesejumlah Instansi lainnya.
“Selain ke bupati kita datang ke Ansor (Indramayu) ini untuk mengajak secara bersama-sama menyelamatkan umat untuk Indramayu bersih Narkoba (Bersinar). Insyallah Moto Indramayu Bersinar akan menyatu dengan Indramayu Bermartabat, sehinga menjadi Indramayu Bermartabat dan Bersinar,” harapnya.
Sementara itu, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Indramayu, Edi Fauzi menjelaskan, karena peredaran narkoba di Indramayu ini cukup menghawatirkan maka Ansor membentuk lembaga BAANAR untuk membantu pemerintah dan BNN dalam penanggulangan bahaya penyalahgunaan Narkoba.
Kemudian, kata Edi, diharapkan sampai ketingkat ranting dan juga kader-kader Ansor juga bisa aktif di masyarakat untuk ikut mensosialisasikan dan mengkampanyekan terkait tentang bahaya Narkoba. Bentuknya bisa dengan cara memberikan edukasi kepada pemuda dan masyarakat terkait bahaya Narkoba dan juga cara mengantisipasinya.
“Alhamdulillah hari ini, dengan adanya silaturahmi dengan BNN akan menjadi titik awal kita untuk lebih produktif dalam rangka melaksanakan program tersebut. Karena apa, peningkatan kapasitas nanti akan dipandu oleh BNN langsung,” kata Edi.
Lebih lanjut, Kepala BAANAR Kabupaten Indramayu, M. Yusuf menambahkan pihaknya akan bersinergi dengan BNN kota Cirebon dalam pencegahan dan pemberdayaan dengan melakukan deklarasi dan diklat anti Narkoba.
Dijelaskannya, diklat anti narkoba sendiri, merupakan tindak lanjut dari audensi yang dilakukan hari ini. Dalam diklat nanti BNN akan melakukan pendampingan, pencegahan dan pemberdayaan demi terciptanya masyarakat Indramayu bebas narkoba khususnya generasi muda.
“Harapan dari audensi ini yaitu BAANAR Indramayu bersinergi dengan BNN kota Cirebon untuk memerangi dan memberantas bahaya narkoba,” singkatnya.
Sekedar untuk diketahui, dalam acara ini, dihadiri 9 perwakilan dari BNN Kota Cirebon dan sejumlah perwakilan PC GP Ansor Kabupaten Indramayu, BAANAR serta Pengurus Ansor. (Candra)










Komentar