Min.co.id | Bali – Upaya pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan (UP) Indramayu mendapat pengakuan dalam ajang Environmental & Social Innovation Awards (ENSIA) 2026.
Dalam puncak penghargaan yang digelar di The Westin Resort Nusa Dua, Bali, Kamis (10/9/2026), PLN Nusantara Power UP Indramayu membawa pulang tujuh penghargaan, terdiri dari lima kategori Silver dan dua kategori Platinum.
Lima penghargaan Silver masing-masing diberikan untuk kategori Penurunan Emisi, Efisiensi Air dan Penurunan Beban Pencemaran, Pengurangan dan Pemanfaatan Limbah B3, 3R Limbah Padat Non-B3, serta Pengelolaan Sampah.
Sementara dua penghargaan Platinum diraih pada kategori Perlindungan Keanekaragaman Hayati dan Inovasi Sosial.
Rangkaian penghargaan tersebut diberikan dalam ENSIA 2026 yang mengusung tema “Innovation for Sustainable Business and Resilient Community”, dengan perhatian pada inovasi perusahaan dalam bidang lingkungan, sosial dan keberlanjutan.
Selain penghargaan untuk perusahaan, ajang tersebut juga memberikan ruang bagi tokoh masyarakat yang dinilai berperan dalam mendorong perubahan di tingkat lokal.
Abas Kartam, Ketua PPTPI Indramayu Barat/Klub Satelit, mendapat penghargaan Local Hero Inspiratif melalui tema “Sistem Pangan yang Sehat untuk Manusia dan Ekosistem”.
Abas dikenal sebagai salah satu penggerak petani di Kabupaten Indramayu yang terlibat dalam upaya peningkatan kapasitas dan kemandirian masyarakat petani.
Bagi PLN Nusantara Power UP Indramayu, penghargaan pada kategori lingkungan dan sosial tersebut menjadi bagian dari evaluasi atas berbagai inovasi yang dikembangkan di sekitar wilayah operasional perusahaan. Program yang dilakukan mencakup pengelolaan sumber daya, pengurangan emisi dan limbah, pengelolaan sampah, perlindungan keanekaragaman hayati hingga pemberdayaan masyarakat.
Senior Manager PLN Nusantara Power UP Indramayu, Yunan Kurniawan, mengatakan penghargaan tersebut menjadi dorongan untuk melanjutkan pengembangan inovasi yang berkaitan dengan lingkungan maupun masyarakat.
“Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan masyarakat,” ujar Yunan.
Menurut dia, keberlanjutan tidak hanya berkaitan dengan upaya menjaga lingkungan, tetapi juga dengan kemampuan masyarakat untuk berkembang dan menjadi bagian dari penyelesaian persoalan di lingkungannya.
Yunan juga menyebut penghargaan tersebut tidak terlepas dari keterlibatan berbagai pihak yang selama ini bekerja sama dalam pengembangan program perusahaan.
Di sisi lain, penghargaan bagi Abas Kartam memperlihatkan bahwa program pemberdayaan masyarakat tidak hanya bertumpu pada peran perusahaan. Masyarakat lokal juga memiliki posisi penting sebagai penggerak dan pelaku perubahan.
Raihan dalam ENSIA 2026 selanjutnya menjadi bagian dari penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) PLN Nusantara Power UP Indramayu. Perusahaan menyatakan penghargaan tersebut bukan menjadi tujuan akhir, melainkan dorongan untuk mengevaluasi dan mengembangkan program agar manfaatnya dapat terus diperluas.
Jenis Konten: Advertorial
Materi: PLN Nusantara Power UP Indramayu
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id










Komentar