Dua Titik Api Lahap Lahan Perhutani di Cisaga, Warga dan Aparat Bergerak

Min.co.id |Ciamis – Kepulan asap dan kobaran api muncul di dua titik kawasan Perhutani Banjar Utara, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis, Minggu (6/9/2026) siang. Api membakar vegetasi di kawasan hutan dan membuat warga bersama aparat bergerak melakukan pemadaman agar kobaran tidak merambat lebih luas.

Kebakaran berlangsung sekitar pukul 12.00 hingga 14.00 WIB. Dua lokasi yang terdampak berada di wilayah Desa Bangunharja dan Desa Karyamulya, Kecamatan Cisaga.

Titik pertama berada di Petak 31 J, kawasan tanaman tahun 2010 di wilayah Dusun Sukaharja, Desa Bangunharja. Luas area yang terdampak diperkirakan sekitar lima hektare.

Sementara titik kedua berada di Petak 42 J, kawasan tanaman tahun 1998 di Dusun Bantardawa, Desa Karyamulya, dengan luas area terdampak sekitar tiga hektare.

Informasi awal di lapangan menyebut kebakaran diduga dipicu puntung rokok yang dibuang sembarangan. Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan sebagai penyebab kebakaran. Api kemudian membakar vegetasi yang berada dalam kondisi kering sehingga membutuhkan penanganan untuk mencegah kobaran menjalar ke area lain.

Begitu mendapat informasi, personel Polsek Cisaga bersama unsur TNI, masyarakat dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) mendatangi lokasi. Pemadaman dilakukan secara manual dengan peralatan yang tersedia.

Selain memadamkan api, warga dan petugas membuat sekat bakar atau kanalisasi. Langkah tersebut dilakukan untuk membatasi pergerakan api sekaligus mengurangi kemungkinan kobaran menjalar ke kawasan hutan lainnya.

Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Cisaga AKP Misman Asep Zaenal, S.Sos., mengatakan penanganan kebakaran membutuhkan gerak cepat dan kerja bersama karena kondisi api dapat berubah sewaktu-waktu.

“Begitu mendapatkan informasi adanya kebakaran, kami bersama unsur TNI, masyarakat dan LMDH langsung melakukan pengecekan serta membantu upaya pengendalian api. Sinergi seluruh pihak sangat penting agar kebakaran dapat segera ditangani dan tidak meluas ke kawasan lainnya,” ujar Misman.

Sekitar pukul 14.00 WIB, api berhasil dikendalikan dan tidak dilaporkan meluas ke kawasan hutan lainnya. Setelah kobaran terkendali, petugas bersama unsur terkait tetap melakukan pemantauan di sekitar lokasi untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Peristiwa tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat yang beraktivitas di sekitar kawasan hutan untuk lebih berhati-hati. Kondisi vegetasi yang kering dapat membuat api lebih mudah berkembang apabila terdapat sumber pemicu.

Polsek Cisaga mengingatkan masyarakat agar tidak membuang puntung rokok sembarangan maupun melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Warga juga diminta segera melaporkan apabila melihat asap atau titik api di kawasan hutan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Hal kecil seperti membuang puntung rokok sembarangan dapat menimbulkan dampak besar, terutama ketika kondisi lahan dan vegetasi sedang kering. Pencegahan tentu jauh lebih baik daripada harus melakukan penanganan setelah kebakaran terjadi,” kata Misman.

Bagi masyarakat sekitar, keterlibatan aparat, LMDH dan warga dalam pemadaman menjadi bagian penting dalam menghadapi kebakaran di kawasan hutan. Selain membantu mengendalikan api, kerja bersama tersebut juga mempercepat pemantauan terhadap area yang masih berpotensi menyimpan bara.

Hingga penanganan selesai, situasi di lokasi kebakaran dilaporkan aman dan terkendali.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Humas Polres Ciamis, Diolah Redaksi

 

Komentar

News Feed