Penjual Bakso Selama 15 Tahun Ini Beralih Jualan Putu di Masa Pandemi

Min.co.id – Indramayu – Kuliner di malam hari dengan ciri khas bunyi (ngungggggggg) pasti sudah tidak asing lagi, itu adalah kue putu.

Kue putu merupakan kue ciri khas dari Brebes. Walaupun dari Brebes bukan berarti wong dermayu (orang Indramayu) tidak bisa buat. Bahan baku tepung beras, diisi gula merah, ditaburi kelapa, lalu dikukus menggunakan tabung bambu dan diletakkan di asap kukusan supaya matang, Minggu (05/09/2021).

Mulyadi (42), tinggal di Desa Sukaperna Kecamatan Bangodua, sudah selama setahun menekuni usaha kue putunya. Selama pandemi beralih berjualan kue putu karena usaha baksonya gulung tikar.

“Berjualan kue putu sehari habis 10 kati, dengan omzet Rp500.000, harga satunya Rp1.000. Berjualan pindah-pindah tempat berkeliling setiap minggu berganti tempat misalnya ke Lelea, Lohbener, Bulak, Tugu, Kertasemaya, dan Dermayu. Mulai berjualan jam 14.00-22.00 WIB menggunakn gerobak sepeda motor,” tutur Mulyadi.

Mulyadi berharap dirinya ingin bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah, agar bisa menambah modal dan bisa memperbaiki kendaraan untuk berdagang. (Phu)

Komentar

News Feed