Ojek Pangkalan Ciilat Diajak Jaga Keamanan Lingkungan

Min.co.id | Ciamis — Bagi pengemudi ojek pangkalan, jalanan dan lingkungan sekitar menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Mereka bertemu banyak orang, mendengar beragam kabar, dan kerap mengetahui lebih awal perubahan situasi di wilayahnya.

Peran ini menjadi alasan Polsek Sukadana mengajak komunitas ojek pangkalan Ciilat, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Ciamis, ikut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ajakan tersebut disampaikan Plt. Kanit Binmas Polsek Sukadana, Aiptu Rahmat, saat menyambangi komunitas ojek pangkalan pada Rabu (21/10/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Pertemuan berlangsung melalui dialog langsung, dengan penekanan bahwa keamanan lingkungan bukan hanya tanggung jawab kepolisian, melainkan juga membutuhkan kepedulian warga.

Dalam kesempatan itu, pengemudi ojek diingatkan agar tidak mudah terpengaruh isu atau informasi yang belum jelas kebenarannya. Warga juga diajak menjaga kerukunan, menghidupkan kembali ronda malam, serta melaporkan tamu yang menginap lebih dari 1 x 12 jam kepada ketua RT sesuai imbauan yang disampaikan petugas.

Pesan lainnya menyangkut pencegahan kebakaran. Masyarakat diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar karena tindakan tersebut berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan. Warga juga diimbau segera melaporkan apabila terjadi kekeringan air bersih atau muncul potensi gangguan keamanan di lingkungan mereka.

Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Sukadana IPTU Dayat Hidayat, S.IP., menegaskan bahwa pendekatan langsung kepada masyarakat merupakan bagian dari upaya membangun kemitraan dalam menjaga kamtibmas.

Menurutnya, kepolisian tidak dapat bekerja sendiri. Keterlibatan komunitas dan warga diperlukan agar potensi persoalan di lingkungan dapat diketahui lebih awal dan ditangani dengan cepat.

Masyarakat yang menemukan persoalan atau tanda-tanda gangguan keamanan diminta segera menyampaikannya kepada Bhabinkamtibmas atau Polsek Sukadana. Langkah tersebut diharapkan dapat mencegah persoalan berkembang menjadi gangguan yang lebih besar.

Sambang kepada komunitas ojek pangkalan menjadi salah satu cara kepolisian mendekatkan pelayanan kepada warga. Namun, keberhasilan menjaga keamanan tidak cukup diukur dari terlaksananya pertemuan atau tersampaikannya pesan petugas.

Hal yang tak kalah penting adalah bagaimana imbauan tersebut tumbuh menjadi kebiasaan bersama: warga lebih cermat menerima informasi, ronda malam berjalan, potensi kebakaran dihindari, dan persoalan lingkungan tidak dibiarkan tanpa laporan.

Harapannya, pengemudi ojek pangkalan dan masyarakat sekitar dapat menjadi bagian dari kepedulian kolektif terhadap keamanan wilayah. Dengan komunikasi yang terjaga antara warga dan kepolisian, lingkungan yang aman dan nyaman diharapkan bukan hanya menjadi slogan, melainkan kondisi yang dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.

Polsek Sukadana menyatakan akan terus mengedepankan pendekatan humanis dan memperkuat komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat. Selama kegiatan sambang berlangsung, situasi dilaporkan aman, lancar, dan kondusif.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Humas Polres Ciamis, Redaksi Min.co.id

Komentar

News Feed