Min.co.id | Ciamis — Rasa aman di lingkungan tempat tinggal tidak hanya bergantung pada kehadiran polisi. Kepedulian antarwarga, informasi yang tidak mudah dipercaya begitu saja, serta kewaspadaan terhadap tindak kejahatan menjadi bagian penting untuk menjaga kehidupan masyarakat tetap tenteram.
Pesan tersebut disampaikan Bhabinkamtibmas Desa Margajaya, Bripda M. Rafi Nurfadillah, saat menyambangi perangkat Desa Margajaya, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Ciamis, Sabtu (17/10/2026). Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar pukul 09.00 WIB itu, ia mengajak perangkat desa memperkuat komunikasi dengan kepolisian untuk mencegah gangguan keamanan sejak dini.
Perhatian tidak hanya tertuju pada potensi pencurian kendaraan bermotor roda dua, tetapi juga penipuan berkedok undian berhadiah melalui SMS maupun media sosial. Warga diingatkan agar tidak mudah tergiur pesan yang menjanjikan hadiah, terlebih jika meminta data pribadi, kode rahasia, atau sejumlah uang.
Di tengah derasnya arus informasi, masyarakat juga diminta lebih cermat menyikapi kabar yang beredar. Berita bohong atau hoaks yang langsung dibagikan tanpa diperiksa kebenarannya dapat memicu kesalahpahaman, bahkan merusak kerukunan yang selama ini terjaga. Sikap intoleran yang berpotensi memecah belah warga pun perlu dihindari.
Selain ancaman kriminalitas dan informasi palsu, kesiapsiagaan menghadapi bencana alam turut menjadi perhatian. Perangkat desa dan masyarakat diimbau mengenali lokasi evakuasi serta menjauhi kawasan rawan longsor dan banjir ketika hujan turun, terutama jika kondisi lingkungan menunjukkan potensi bahaya.
Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Sukadana IPTU H. Dayat Hidayat, S.IP., menegaskan bahwa kegiatan sambang merupakan sarana untuk membangun komunikasi dan kemitraan antara kepolisian, pemerintah desa, serta masyarakat.
Menurutnya, keterlibatan warga sangat dibutuhkan agar potensi gangguan keamanan dapat diketahui lebih awal. Perangkat desa juga diharapkan segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas atau Polsek Sukadana apabila menemukan keadaan yang berpotensi mengganggu ketertiban.
Perangkat desa dan masyarakat menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka berharap komunikasi dengan kepolisian terus terjaga sehingga persoalan keamanan dapat dibicarakan dan ditangani bersama sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar.
Tujuan dari kegiatan ini bukan sekadar menyampaikan imbauan, melainkan membangun kebiasaan warga untuk saling menjaga. Ketika masyarakat berani melaporkan hal mencurigakan, lebih berhati-hati menerima informasi, dan tanggap terhadap ancaman bencana, upaya menjaga keamanan dapat dimulai dari lingkungan terkecil.
Harapannya, Desa Margajaya tidak hanya menjadi lingkungan yang aman dari gangguan kriminalitas, tetapi juga tempat warga hidup rukun, tidak mudah terpecah oleh hoaks, dan lebih siap menghadapi risiko bencana. Sinergi antara polisi, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan terus berlanjut sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban bersama.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif.
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Humas Polres Ciamis, Diolah Redaksi Min.co.id










Komentar