Min.co.id | Ciamis — Pasar selalu punya cerita sendiri. Orang datang dan pergi, transaksi berlangsung, pedagang sibuk melayani pembeli, sementara perhatian warga sering terpecah oleh keramaian.
Di tengah suasana seperti itu, satu hal yang kerap terlupakan adalah keamanan barang bawaan.
Dompet, telepon genggam, tas hingga barang berharga lainnya bisa menjadi sasaran ketika kewaspadaan menurun. Karena itu, masyarakat yang beraktivitas di kawasan pertokoan pasar Ciamis diingatkan untuk tidak lengah, terutama saat kondisi sedang ramai.
Pesan tersebut disampaikan personel Unit Patroli Sat Samapta Polres Ciamis saat menyambangi kawasan pertokoan pasar, Selasa (29/9/2026) mulai sekitar pukul 13.00 WIB.
Alih-alih hanya berpatroli, petugas juga berkomunikasi langsung dengan masyarakat. Pesannya sederhana: tetap memperhatikan lingkungan sekitar, menjaga barang bawaan dan segera melapor apabila menemukan sesuatu yang mencurigakan.
Bagi pedagang, pembeli maupun warga yang sekadar melintas, kewaspadaan menjadi bagian penting dari aktivitas sehari-hari. Keramaian memang membuat pasar hidup, tetapi pada saat yang sama dapat membuat seseorang kurang memperhatikan barang miliknya sendiri.
Masyarakat juga diminta tidak mengabaikan keselamatan ketika bepergian maupun menjalankan aktivitas di tempat umum.
Jika menemukan dugaan tindak pidana, aktivitas mencurigakan atau gangguan keamanan, warga diimbau segera menyampaikan informasi kepada Kepolisian terdekat atau petugas yang berada di lapangan.
Kasat Samapta Polres Ciamis Iptu Zezen Zaenal Mutaqin mengatakan imbauan tersebut merupakan bagian dari langkah pencegahan agar masyarakat lebih sadar terhadap keamanan di lingkungannya.
“Imbauan kamtibmas kami sampaikan secara langsung kepada masyarakat sebagai upaya pencegahan terhadap berbagai potensi kejahatan,” ujar Zezen, mewakili Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar.
Menurutnya, keamanan lingkungan tidak hanya bergantung pada kehadiran petugas. Kepedulian masyarakat untuk memperhatikan lingkungan dan segera menyampaikan informasi juga memiliki peran penting.
Di kawasan pertokoan pasar, pendekatan seperti itu menjadi relevan karena aktivitas warga berlangsung terus-menerus.
Seorang warga yang ditemui dalam kegiatan tersebut menilai kehadiran petugas sekaligus menjadi pengingat agar masyarakat lebih berhati-hati saat beraktivitas.
Bagi warga, rasa aman bukan berarti harus merasa takut setiap kali berada di tempat ramai. Justru sebaliknya, keamanan akan lebih terjaga ketika kewaspadaan menjadi kebiasaan tanpa mengganggu aktivitas sehari-hari.
Karena itu, pesan yang dibawa petugas hari itu sebenarnya sederhana jangan menunggu menjadi korban untuk mulai waspada.
Pasar harus tetap menjadi tempat orang mencari nafkah, berbelanja dan bertemu. Tetapi di tengah ramainya aktivitas, menjaga barang pribadi, memperhatikan sekitar dan berani melaporkan sesuatu yang mencurigakan adalah bagian kecil yang bisa dilakukan setiap orang untuk menjaga keamanan bersama.






Komentar