Min.co.id | Ciamis – Keamanan lingkungan tidak selalu dimulai dari patroli atau penindakan. Di tengah masyarakat, ada persoalan yang justru lebih cepat diketahui dari percakapan warga, pengamatan tokoh agama hingga informasi dari lingkungan sekitar.
Hal itulah yang dibicarakan dalam pertemuan Kapolsek Cimaragas dengan ulama dan tokoh masyarakat di Masjid Miftahussalam, Dusun Cibitung, Desa Cimaragas, Kecamatan Cimaragas, Sabtu (26/9/2026).
Pertemuan yang berlangsung sejak pukul 08.30 WIB itu mempertemukan polisi dengan sejumlah tokoh agama, kiai, ustaz, pengasuh pondok pesantren, tokoh masyarakat serta unsur pemerintahan dan KUA Kecamatan Cimaragas.
Bukan Sekadar Silaturahmi
Di balik pertemuan tersebut ada persoalan yang cukup dekat dengan kehidupan masyarakat. Polisi mengajak para tokoh agama dan masyarakat ikut memperhatikan potensi gangguan keamanan, termasuk judi online, penyalahgunaan narkoba dan minuman keras.
Persoalan tersebut tidak selalu terlihat di ruang publik. Karena itu, komunikasi dengan orang-orang yang sehari-hari berinteraksi dengan masyarakat menjadi salah satu cara untuk mendapatkan informasi lebih awal.
Kapolsek Cimaragas IPDA Irman Arief Hilmansyah mengatakan kepolisian membutuhkan keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.
“Menjaga kamtibmas bukan hanya tugas kepolisian. Kami membutuhkan dukungan dan kerja sama dari para ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh warga,” ujar Irman.
Menurutnya, kepolisian juga membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan informasi, saran maupun kritik sebagai bahan evaluasi pelayanan.
Ulama Punya Peran di Tengah Masyarakat
Bagi masyarakat, ulama dan tokoh agama bukan hanya tempat bertanya soal keagamaan. Mereka juga memiliki kedekatan dengan warga dan lingkungan sosialnya.
Karena itu, komunikasi antara polisi dan tokoh agama menjadi penting ketika muncul persoalan yang berpotensi merusak kehidupan sosial.
Dalam pertemuan tersebut, polisi mengajak para ulama ikut memberikan bimbingan kepada masyarakat agar tidak terjerumus pada berbagai penyakit masyarakat.
Namun, pesan keamanan tidak berhenti pada imbauan. Polisi juga meminta agar informasi mengenai persoalan di lingkungan dapat disampaikan melalui jalur yang tepat sehingga bisa ditindaklanjuti.
Warga Tidak Harus Menunggu Masalah Membesar
Keamanan lingkungan sering kali baru terasa penting ketika sebuah persoalan sudah terjadi. Padahal, informasi mengenai potensi gangguan bisa muncul lebih awal dari lingkungan masyarakat sendiri.
Polsek Cimaragas menyatakan masyarakat dapat menyampaikan laporan apabila menemukan kejadian atau kondisi yang membutuhkan kehadiran polisi, termasuk melalui Polsek Cimaragas maupun layanan Call Center 110.
Kapolsek Cimaragas menegaskan komunikasi dengan masyarakat akan terus dilakukan agar perkembangan situasi yang berpotensi mengganggu keamanan dapat diketahui lebih dini.
Pertemuan di Masjid Miftahussalam akhirnya bukan hanya soal polisi datang menemui ulama.
Lebih jauh, pertemuan itu membuka ruang agar persoalan di tengah masyarakat tidak selalu menunggu menjadi besar sebelum dibicarakan.
Sebab menjaga keamanan bukan hanya tentang siapa yang berjaga, tetapi juga tentang seberapa cepat masyarakat mau peduli, berbicara dan menyampaikan informasi ketika melihat sesuatu yang berpotensi menjadi masalah.
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Humas Polres Ciamis,Diolah redaksi










Komentar