Min.co.id | Ciamis — Bagi warga yang setiap hari menuju lahan pertanian, jalan bukan sekadar hamparan beton. Kondisi akses menentukan seberapa mudah mereka membawa alat, mengangkut hasil panen, hingga menjangkau sawah dan kebun.
Kebutuhan itulah yang kini coba dijawab Pemerintah Desa Kalapasawit melalui pembangunan Jalan Usaha Tani di Dusun Kalapagada, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis.
Pembangunan rabat beton tersebut berlangsung pada Selasa (15/9/2026), dengan panjang 70 meter, lebar 2 meter dan ketebalan 0,12 meter. Anggarannya bersumber dari Dana Desa Tahap II sebesar Rp40 juta.
Di tengah proses pembangunan, Bhabinkamtibmas Desa Kalapasawit Bripka Dedi Hendriansyah bersama Babinsa Desa Kalapasawit Pelda Slamet Waluyo turut memantau pekerjaan di lokasi.
Kehadiran keduanya bukan untuk mengambil alih pekerjaan pembangunan, melainkan memastikan kegiatan berlangsung tertib sekaligus membuka ruang komunikasi dengan pemerintah desa dan masyarakat.
Jalan tersebut nantinya diharapkan mempermudah mobilitas warga menuju lahan pertanian. Bagi masyarakat desa, akses semacam ini berkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi, terutama ketika hasil pertanian harus dibawa dari lahan menuju tempat penyimpanan atau lokasi penjualan.
Kapolsek Lakbok Polres Ciamis IPTU Tri Widiyanto mengatakan kepolisian akan terus hadir dalam berbagai kegiatan masyarakat, termasuk pembangunan fasilitas yang menyentuh kebutuhan warga.
“Monitoring ini merupakan bentuk kehadiran kepolisian untuk memastikan kegiatan pembangunan di wilayah berjalan aman, tertib dan kondusif. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga serta mengawasi hasil pembangunan agar dapat dimanfaatkan dengan baik dan memberikan manfaat bagi kepentingan masyarakat,” ujar Tri.
Menurutnya, pembangunan di tingkat desa membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah desa, masyarakat, TNI dan Polri memiliki peran masing-masing agar proses pembangunan berjalan baik dan hasilnya dapat digunakan sebagaimana mestinya.
Bagi warga Kalapasawit, jalan usaha tani bukan hanya soal panjang dan lebar beton yang dibangun. Jalan tersebut diharapkan menjadi akses yang lebih mudah untuk menjalankan aktivitas pertanian dan mendukung pergerakan ekonomi masyarakat.
Karena itu, setelah pembangunan selesai, pemanfaatan dan pemeliharaan jalan juga menjadi bagian penting. Infrastruktur yang dibangun dengan dana desa pada akhirnya perlu dijaga agar manfaatnya dapat dirasakan dalam waktu yang lebih panjang.
Monitoring pembangunan berlangsung mulai sekitar pukul 10.45 WIB hingga selesai. Selama kegiatan, situasi di lokasi dilaporkan berjalan aman dan lancar.
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Humas Polres Ciamis, Diolah Redaksi










Komentar