Min.co.id | Ciamis – Minggu pagi di Desa Kawalimukti, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, bukan sekadar tentang langkah kaki yang bergerak dalam jalan santai. Di tengah suasana kebersamaan warga, ada sesuatu yang jauh lebih penting dibawa pulang 830 sertifikat tanah melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.30 WIB, Minggu (13/9/2026), itu mempertemukan olahraga, pelayanan masyarakat dan edukasi dalam satu ruang. Warga Desa Kawalimukti dan sekitarnya tidak hanya berjalan bersama, tetapi juga menerima dokumen yang memberi kepastian atas tanah mereka.
Bagi pemilik tanah, sertifikat bukan sekadar selembar dokumen. Di baliknya ada kepastian mengenai kepemilikan yang selama ini menjadi bagian penting dari kehidupan keluarga dan aset masyarakat.
Di tengah kegiatan tersebut, Polsek Kawali Polres Ciamis turut hadir. Personel kepolisian tidak hanya menjaga jalannya kegiatan yang diikuti banyak warga, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan dengan masyarakat.
Polsek Kawali diwakili PS Panit 2 Binmas AIPTU Arif W.D. Kehadiran polisi dilakukan untuk memastikan kegiatan berlangsung tertib sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Kawali AKP Iis Yeni Idaningsih, S.H., M.H. mengatakan, kehadiran polisi dalam kegiatan masyarakat merupakan bagian dari pelayanan dan pengayoman.
“Kami selalu berupaya hadir di tengah masyarakat dalam berbagai kegiatan, termasuk kegiatan olahraga dan pelayanan masyarakat seperti penyerahan sertifikat PTSL. Kehadiran personel bertujuan memastikan kegiatan berjalan aman, tertib dan lancar serta memberikan rasa nyaman kepada seluruh peserta,” ujar AKP Iis Yeni Idaningsih.
Namun kegiatan itu tidak berhenti pada penyerahan sertifikat. Masyarakat juga mendapat penyuluhan mengenai pencegahan penyalahgunaan narkoba.
Pesannya sederhana, tetapi menyentuh persoalan yang jauh lebih besar: menjaga lingkungan tidak cukup hanya dengan memastikan keamanan hari ini. Masa depan generasi muda juga perlu dijaga dari ancaman penyalahgunaan narkoba.
Kapolsek Kawali mengapresiasi masyarakat yang ikut menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, suasana kondusif tidak lahir dari kerja satu pihak, melainkan dari kerja sama antara kepolisian, pemerintah desa dan masyarakat.
“Kami mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan keamanan lingkungan. Selain itu, kami juga mengingatkan masyarakat untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba karena dampaknya dapat merusak masa depan generasi muda dan mengganggu ketertiban di lingkungan masyarakat,” tambahnya.
Bagi warga Kawalimukti, Minggu itu menjadi pertemuan dengan banyak makna. Mereka berolahraga bersama, menerima sertifikat tanah dan mendapatkan pengingat tentang pentingnya menjaga lingkungan dari penyalahgunaan narkoba.
Kehadiran polisi pun terasa bukan semata karena seragam dan tugas pengamanan. Di tengah masyarakat, polisi hadir untuk memastikan ruang bersama tetap aman, sekaligus membuka komunikasi dengan warga.
Sebab, keamanan tidak selalu dimulai dari sebuah penindakan. Kadang ia tumbuh dari pertemuan sederhana, dari warga yang saling menjaga, dan dari hadirnya aparat di tengah masyarakat ketika masyarakat sedang menjalankan aktivitasnya.
Rangkaian jalan santai, penyerahan sertifikat PTSL dan penyuluhan pencegahan penyalahgunaan narkoba berlangsung aman, lancar dan kondusif.
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Humas Polres Ciamis,Diolah Redaksi






Komentar