Saat Air Menjadi Berharga, 10 Ribu Liter Disalurkan untuk Warga Tanjakan

Min.co.id | Indramayu – Dua tangki air bersih datang ke Blok Karang Malang, Desa Tanjakan, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Selasa (25/8/2026). Bagi warga yang tengah menghadapi keterbatasan air akibat kondisi cuaca, kedatangan 10.000 liter air itu menjadi bantuan yang cukup berarti untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Penyaluran air dilakukan Kodim 0616/Indramayu bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu. Distribusi dipusatkan di RT 015 dan RT 016 dan berlangsung sekitar pukul 10.00 hingga 12.20 WIB.

Satu unit mobil tangki BPBD digunakan dalam kegiatan tersebut. Air sebanyak 10.000 liter dibawa dalam dua tangki, masing-masing berkapasitas 5.000 liter.

Pembagiannya dilakukan untuk dua kebutuhan. Satu tangki disalurkan bagi kebutuhan fasilitas umum Masjid Desa Tanjakan, sedangkan satu tangki lainnya diberikan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di sekitar lokasi.

Babinsa Koramil 1610/Krangkeng, Serka Sudono, terlibat dalam proses penyaluran. Bersama petugas BPBD, ia memastikan distribusi air berjalan tertib hingga warga memperoleh bantuan.

Kondisi cuaca yang berdampak pada ketersediaan air membuat bantuan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga terlihat antusias saat proses distribusi berlangsung.

Bagi masyarakat, air bersih merupakan kebutuhan yang tidak bisa ditunda. Karena itu, bantuan tersebut diharapkan dapat digunakan secara tepat, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun fasilitas umum.

Serka Sudono mengatakan keterlibatan TNI bersama pemerintah daerah dalam distribusi air merupakan bagian dari upaya membantu masyarakat yang menghadapi kesulitan memenuhi kebutuhan dasar.

“Kami bersama BPBD Kabupaten Indramayu berupaya hadir di tengah masyarakat, khususnya untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih. Semoga bantuan ini dapat meringankan kebutuhan warga,” ujar Sudono.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar air yang telah diterima digunakan secara bijak dan kebersihan lingkungan tetap diperhatikan.

“Kami berharap masyarakat tetap menjaga kebersihan dan menggunakan air secara bijak. Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Penyaluran berlangsung aman dan tertib. Kehadiran Babinsa dan petugas BPBD di tengah warga juga mendapat respons positif karena bantuan diberikan langsung di lokasi yang membutuhkan.

Di tengah persoalan ketersediaan air, 10.000 liter yang disalurkan hari itu mungkin bukan jawaban untuk seluruh kebutuhan warga. Namun, bagi masyarakat Tanjakan yang membutuhkan air, bantuan tersebut menjadi langkah nyata untuk meringankan beban sekaligus menunjukkan pentingnya kerja bersama ketika kebutuhan dasar warga mulai terdesak.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Pendim 0616/Indramayu,Diolah Redaksi

Komentar

News Feed