660 Pramuka Penggalang Turun Gelanggang, LT 2 Losarang Perdana Jadi Adu Ketangkasan

Min.co.id | Indramayu — Lapangan kegiatan di Desa Pangkalan, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, Kamis (13/8/2026), berubah menjadi arena adu keterampilan ratusan anggota Pramuka Penggalang. Sebanyak sekitar 660 peserta dari 33 Gugus Depan (Gudep) mengikuti Lomba Tingkat 2 (LT 2) Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Losarang.

Kegiatan yang digelar bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Gerakan Pramuka tersebut menjadi catatan tersendiri bagi Kwarran Losarang. Pasalnya, LT 2 baru pertama kali digelar di tingkat kecamatan tersebut.

Ketua Panitia LT 2, Ade Suwarso, mengatakan kegiatan ini menjadi pengalaman baru bagi Kwarran Losarang yang sebelumnya lebih sering menggelar kegiatan dalam bentuk Jambore.

“Di Kwarran Losarang ini baru pertama kali melaksanakan kegiatan LT 2, karena biasanya kegiatannya hanya Jambore saja,” ujar Ade saat ditemui min.co.id di tenda panitia seusai upacara pembukaan.

Menurut Ade, LT merupakan kegiatan kepramukaan yang dilaksanakan secara berjenjang. Tahapannya dimulai dari LT 1 di tingkat Gugus Depan, LT 2 tingkat kecamatan, LT 3 tingkat kabupaten, hingga berlanjut ke tingkat provinsi dan nasional.

Konsep tersebut berbeda dengan Jambore yang lebih menitikberatkan pada pertemuan dan kegiatan bersama anggota Pramuka.

33 Gudep, 660 Peserta

Antusiasme peserta terlihat dari jumlah Gudep yang mengikuti kegiatan. Sebanyak 33 Gudep tingkat SD dan SMP se-Kecamatan Losarang ambil bagian dalam LT 2 tersebut.

Setiap Gudep mengirimkan 20 peserta, terdiri atas 10 putra dan 10 putri. Dari jumlah tersebut, delapan peserta menjadi anggota inti dan dua lainnya sebagai cadangan.

Dengan komposisi tersebut, total peserta yang terlibat mencapai sekitar 660 orang.

“Peserta dari 33 Gugus Depan se-Kecamatan Losarang, 33 putra dan 33 putri. Masing-masing Gugus Depan itu delapan pasukan inti dan dua cadangan. Berarti jumlah seluruhnya 660 peserta,” ungkap Ade.

Para peserta kemudian diuji melalui berbagai materi dalam perlombaan Cerdas Tangkas Kepramukaan. Bukan hanya pengetahuan yang menjadi ukuran, tetapi juga ketangkasan, kreativitas, kedisiplinan dan kemampuan bekerja sama dalam regu.

Sejumlah cabang yang diperlombakan meliputi melempar anak panah kecil, semaphore, Morse, pionering, hasta karya, kaligrafi, pentas seni (Pensi), serta Peraturan Baris-Berbaris (PBB).

Beragam materi tersebut membuat LT 2 tidak sekadar menjadi arena mengejar nilai. Setiap regu dituntut mampu bekerja bersama, mengambil keputusan dan menunjukkan keterampilan yang telah dipelajari dalam kegiatan kepramukaan.

Tiga Hari Menguji Karakter

Ketua Kwarran Gerakan Pramuka Losarang, Burhanudin, mengatakan LT 2 merupakan bagian dari program kerja Kwarran dalam memberikan ruang pendidikan nonformal kepada anggota Pramuka, khususnya golongan Penggalang.

“Tujuannya untuk meningkatkan perkembangan para peserta didik. Melalui LT 2 ini, kami berharap adik-adik Penggalang bisa lebih disiplin serta mampu mengembangkan potensi diri masing-masing,” tuturnya.

Selama tiga hari kegiatan, peserta tidak hanya menghadapi berbagai perlombaan. Mereka juga dituntut menjaga sportivitas, membangun kerja sama, menunjukkan kreativitas dan mempertahankan kedisiplinan selama kegiatan berlangsung.

LT 2 Kwarran Losarang dijadwalkan berakhir pada Sabtu (15/8/2026), bertepatan dengan upacara peringatan HUT ke-65 Gerakan Pramuka.

Bagi Kwarran Losarang, pelaksanaan LT 2 perdana ini diharapkan tidak berhenti pada persoalan siapa yang menjadi juara. Di balik persaingan antargugus depan, terdapat tujuan yang lebih panjang, yakni membentuk anggota Pramuka yang tangguh, mandiri, disiplin, kreatif dan mampu bekerja sama.

Penulis: Wiwin Hidayat
Editor: Redaksi min.co.id
Sumber: Peliputan dan Wawancara  langsung kegiatan Pramuka di Desa Pangkalan, Kecamatan Losarang

 

Komentar

News Feed