Dari Layar ke Kampanye Antinarkoba, Poster Pelajar Karawang Jadi Media Edukasi

Min.co.id | Karawang – Kampanye antinarkoba tak selalu hadir dalam bentuk penyuluhan di ruang kelas. Di Karawang, pesan untuk menjauhi narkotika dituangkan para pelajar melalui karya visual dalam lomba poster digital yang digelar bertepatan dengan momentum Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026.

Kegiatan yang digelar secara daring sejak 26 Juni hingga 19 Juli 2026 tersebut merupakan kolaborasi Maxim Karawang Barat dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karawang dan diikuti ratusan pelajar tingkat SMA/SMK sederajat.

Mengangkat tema “Membangun Generasi Sehat, Cerdas, dan Kuat Menuju Indonesia Emas 2045”, lomba itu tidak hanya menjadi ajang kreativitas, tetapi juga memberikan ruang bagi pelajar untuk menyampaikan pesan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba melalui media yang dekat dengan keseharian mereka.

Dari ratusan karya yang masuk, panitia menyaring peserta hingga tersisa 16 siswa yang dinyatakan memenuhi persyaratan lomba. Penilaian kemudian dilakukan untuk menentukan tiga karya terbaik.

Cicih Herawati dari SMKS PGRI 2 Karawang keluar sebagai juara pertama dan memperoleh piala serta uang pembinaan Rp1 juta. Juara kedua diraih Muhammad Tristand Alghifari dari SMAN 3 Purwakarta dengan hadiah Rp750 ribu, sementara Rajwa Khairiyah Rizkyani dari SMAN 3 Karawang menempati posisi ketiga dengan hadiah Rp500 ribu.

Pesan Antinarkoba Lewat Kreativitas Pelajar

Kepala P2M BNN Kota Karawang, Khoirul Anam, mengatakan keterlibatan pelajar dalam kampanye antinarkoba dapat menjadi cara untuk menyampaikan edukasi dengan pendekatan yang lebih dekat dengan generasi muda.

Menurutnya, karya visual yang dibuat para peserta tidak berhenti sebagai hasil perlombaan, tetapi dapat menjadi sarana menyebarkan pesan pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sebaya.

“Kami sangat mengapresiasi peran aktif Maxim Karawang Barat yang turut peduli terhadap masa depan generasi muda. Melalui lomba poster digital ini, para pelajar tidak hanya mengasah bakat seni mereka, tetapi juga berpartisipasi aktif dalam menyebarkan edukasi bahaya narkoba,” ujar Khoirul Anam.

Sementara itu, Head of Subdivision Maxim Karawang Barat, Tito Awabino Handoko, menyebut kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap aktivitas edukatif dan kreatif yang melibatkan pelajar.

Ia berharap penghargaan yang diberikan kepada para pemenang dapat mendorong mereka untuk terus berkarya sekaligus menyampaikan pesan positif mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika.

Ruang Kreatif untuk Pesan Pencegahan

Pemilihan poster digital sebagai medium kampanye juga menunjukkan bagaimana pesan pencegahan narkoba dapat dikemas melalui platform dan bentuk komunikasi yang lebih familiar bagi remaja.

Bagi para peserta, kompetisi tersebut bukan hanya tentang mengejar posisi juara. Karya yang mereka buat menjadi cara untuk menyampaikan gagasan mengenai lingkungan yang sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Kolaborasi BNNK Karawang dan Maxim Karawang Barat melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat memperluas edukasi pencegahan narkoba di kalangan pelajar. Namun, keberlanjutan pesan antinarkoba tetap membutuhkan keterlibatan sekolah, keluarga, lingkungan pergaulan, serta masyarakat agar edukasi tidak berhenti pada momentum peringatan HANI.

Penulis: Redaksi 
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber:  Maxim Indonesia,diolah redaksi

Komentar

News Feed