Dari Pesisir Karangsong, Polri dan Masyarakat Menanam Harapan untuk Generasi Mendatang Lewat Ribuan Mangrove

Indramayu | Min.co.id – Hamparan pesisir Pantai Karangsong, Desa Karangsong, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, kembali menjadi saksi semangat gotong royong dalam menjaga kelestarian lingkungan. Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) Polres Indramayu Polda Jawa Barat bersama berbagai elemen masyarakat melaksanakan aksi penanaman pohon mangrove, Senin (3/8/2026), sebagai wujud kepedulian terhadap keberlanjutan ekosistem pesisir.

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian peringatan Hari Mangrove Sedunia yang diperingati setiap 26 Juli, dengan mengusung tema “Menjaga Pohon Mangrove, Melindungi Generasi Mendatang.” Melalui aksi nyata ini, para peserta tidak hanya menanam bibit mangrove, tetapi juga menanam harapan agar kawasan pesisir tetap lestari dan mampu melindungi kehidupan masyarakat di masa depan.

Aksi lingkungan ini melibatkan berbagai unsur lintas sektor, mulai dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Indramayu, TNI Angkatan Laut (TNI AL), personel Sat Polairud Polres Indramayu, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Pertanian Bogor (IPB), pelajar SMP Negeri 4 Sindang, siswa SD Negeri 1, SD Negeri 2, dan SD Negeri 3 Karangsong, hingga Forum Koordinasi Taruna Siaga Bencana (FK Tagana) Kabupaten Indramayu. Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa penanaman mangrove menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif dalam menjaga ekosistem pesisir yang memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat.

Sementara itu, Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P.M. menegaskan bahwa mangrove memiliki fungsi ekologis yang sangat strategis, tidak hanya sebagai benteng alami pantai dari ancaman abrasi, tetapi juga sebagai habitat berbagai biota laut, penyerap emisi karbon, serta penyangga keseimbangan lingkungan pesisir.

“Penanaman mangrove bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan investasi lingkungan untuk masa depan. Mangrove memiliki fungsi penting sebagai pelindung pantai, habitat biota laut, penyerap karbon, serta penyangga keseimbangan ekosistem pesisir,” ujar AKBP Prianggo.

Menurutnya, keterlibatan pelajar, mahasiswa, dan masyarakat dalam kegiatan tersebut menjadi langkah penting untuk menumbuhkan budaya cinta lingkungan sejak dini. Edukasi yang dibangun melalui aksi langsung di lapangan diharapkan mampu melahirkan generasi yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian alam.

AKBP Prianggo juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat kawasan mangrove agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

“Melalui kolaborasi ini kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat mangrove. Menjaga mangrove berarti menjaga lingkungan, melindungi pesisir, sekaligus mewariskan alam yang lebih baik bagi generasi mendatang,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, Polres Indramayu menegaskan bahwa kehadiran Polri tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup. Semangat kolaborasi yang terbangun di Pantai Karangsong diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus menjaga alam sebagai warisan berharga bagi generasi mendatang.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Bid Humas Polda Jawa Barat,Diolah Redaksi

Komentar

News Feed