Min.co.id | Tulungagung – Matahari pagi baru saja menghangatkan hamparan sawah di Desa Tanggulturus, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung.
Di tengah hijaunya tanaman padi yang mulai tumbuh subur, tampak sosok Babinsa Desa Tanggulturus, Koptu Mayko, ikut menyusuri pematang sawah bersama para petani. Bukan untuk sekadar memantau, tetapi turut membantu penyemprotan pestisida guna melindungi tanaman padi dari ancaman hama wereng, Minggu (21/6/2026).
Kehadiran Babinsa di tengah para petani menjadi bukti nyata bahwa perjuangan menjaga ketahanan pangan tidak hanya dilakukan dari balik meja, tetapi juga langsung di lapangan bersama masyarakat.
Dengan alat semprot di tangan, Koptu Mayko bahu-membahu bersama petani melakukan perawatan tanaman yang sedang memasuki fase pertumbuhan penting. Penyemprotan pestisida dilakukan sebagai langkah preventif agar tanaman padi tetap sehat dan terhindar dari serangan hama yang dapat mengancam hasil panen.
Menurut Koptu Mayko, serangan wereng masih menjadi salah satu ancaman utama bagi petani. Jika tidak ditangani dengan baik dan tepat waktu, hama tersebut dapat menyebabkan kerusakan tanaman hingga menurunkan produktivitas hasil pertanian.
“Penyemprotan pestisida merupakan salah satu langkah penting dalam perawatan tanaman padi. Dengan penyemprotan yang tepat dan sesuai anjuran, serangan hama wereng dapat dicegah sehingga pertumbuhan tanaman menjadi lebih optimal dan hasil panen nantinya bisa meningkat,” ujarnya.
Bagi para petani, kehadiran Babinsa di sawah bukan hanya memberikan bantuan tenaga, tetapi juga menambah semangat dan motivasi dalam mengelola lahan pertanian mereka.
Koptu Mayko menegaskan, pendampingan yang dilakukan merupakan bagian dari komitmen TNI AD dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Melalui kegiatan seperti ini, Babinsa hadir untuk membantu sekaligus mendorong petani agar terus produktif dan mampu meningkatkan hasil pertanian.
“Kami berharap para petani di Desa Tanggulturus terus meningkatkan semangat dalam bercocok tanam, menjaga perawatan tanaman dengan baik, serta memanfaatkan teknologi dan pola pertanian yang tepat agar hasil panen semakin meningkat dan kesejahteraan petani dapat terwujud,” tambahnya.
Di tengah berbagai tantangan sektor pertanian, mulai dari perubahan cuaca hingga ancaman hama tanaman, sinergi antara TNI dan petani menjadi kekuatan penting dalam menjaga keberlangsungan produksi pangan.
Melalui pendampingan pertanian yang dilakukan secara berkelanjutan, Koramil Tipe B 0807/12 Besuki terus menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan daerah. Harapannya, sawah-sawah yang hari ini dirawat dengan penuh ketekunan akan menghasilkan panen yang melimpah dan membawa kesejahteraan bagi para petani di Tulungagung.
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Koramil Tipe B 0807/12 Besuki,Diolah Redaksi










Komentar