Eretan Kulon Cari Nahkoda Baru, Bursa Kuwu PAW Bangkitkan Harapan Besar Warga

Min.co.id | Indramayu – Angin perubahan mulai berembus di Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu. Dibukanya tahapan pendaftaran Bakal Calon Kuwu (Bacalwu) Pergantian Antar Waktu (PAW) disambut antusias oleh masyarakat yang menaruh harapan besar lahirnya pemimpin baru yang mampu melanjutkan pembangunan dan membawa desa pesisir tersebut ke arah yang lebih maju.

Bagi warga Eretan Kulon, pemilihan Kuwu PAW bukan sekadar proses untuk mengisi kekosongan jabatan pemerintahan desa. Momentum ini menjadi bagian penting dari perjalanan demokrasi desa, sekaligus kesempatan untuk menghadirkan sosok pemimpin yang dekat dengan masyarakat, mampu mendengar aspirasi warga, dan memiliki komitmen kuat dalam membangun desa.

Suasana menjelang penutupan pendaftaran pun terasa semakin dinamis. Berbagai kalangan, mulai dari tokoh masyarakat, tokoh pemuda, hingga kelompok nelayan dan pelaku usaha kecil, mengikuti perkembangan tahapan pemilihan dengan penuh perhatian. Mereka berharap proses yang berlangsung dapat menghasilkan pemimpin yang amanah dan mampu menjawab berbagai tantangan yang dihadapi desa.

Ketua Panitia Pemilihan Kuwu PAW Desa Eretan Kulon, Masju, menjelaskan bahwa seluruh tahapan pendaftaran hingga saat ini berjalan lancar dan kondusif. Menurutnya, panitia terus bekerja memastikan setiap proses berlangsung sesuai ketentuan yang berlaku.

Alhamdulillah, untuk mekanisme pendaftaran dari tahap perencanaan sampai pelaksanaan tahapan pendaftaran sudah memasuki H-1. Artinya satu hari lagi, besok tanggal 10 Juni 2026 pendaftaran akan ditutup pukul 00.00 WIB. Saat ini ada enam bakal calon yang sudah mendaftar, namun satu orang belum mengembalikan berkas sehingga yang resmi tercatat sebanyak lima bakal calon,” ujar Masju kepada awak media, Selasa (9/6/2026).

Ia menambahkan, setelah masa pendaftaran berakhir, panitia akan melanjutkan proses verifikasi administrasi untuk memastikan seluruh bakal calon memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

“Setelah tahapan pendaftaran ditutup, mulai tanggal 12 sampai 23 Juni akan dilakukan verifikasi berkas. Proses ini melibatkan lima unsur, yaitu dari bidang pendidikan, kesehatan, kepolisian, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa,” tambahnya.

Bagi masyarakat Eretan Kulon, pemimpin desa yang akan terpilih nantinya diharapkan mampu membawa perubahan nyata. Selain memperkuat pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan desa, warga juga berharap adanya perhatian yang lebih besar terhadap pembangunan infrastruktur, peningkatan kesejahteraan nelayan dan petani, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga penanganan persoalan lingkungan yang menjadi bagian dari kehidupan desa pesisir.

Semangat pengabdian juga tampak dari salah seorang pendaftar, Karnoto, yang akrab disapa Otoy. Ia mengaku terdorong maju sebagai Bakal Calon Kuwu PAW karena ingin ikut berkontribusi dalam membangun desa dan melanjutkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Saya mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Kuwu PAW Desa Eretan Kulon. Persyaratan sudah lengkap dan saya juga telah menerima surat tanda penerimaan berkas dari panitia,” kata Otoy.

Menariknya, usai menyelesaikan proses pendaftaran, Otoy bersama para pendukungnya tidak menggelar perayaan. Mereka justru mengadakan kegiatan sosial berupa aksi bersih-bersih sampah di area sekitar SMK Hasanudin. Aksi sederhana tersebut menjadi simbol bahwa membangun desa dapat dimulai dari langkah kecil yang memberikan manfaat langsung bagi lingkungan dan masyarakat.

Kegiatan tersebut pun mendapat respons positif dari warga. Banyak yang menilai bahwa semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan merupakan nilai penting yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin desa.

Di sisi lain, panitia pemilihan terus mengimbau masyarakat untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama seluruh tahapan berlangsung. Partisipasi aktif warga dinilai menjadi faktor utama dalam menciptakan pesta demokrasi desa yang sehat, damai, dan penuh rasa persaudaraan.

Pemilihan Kuwu PAW ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi politik di tingkat desa, tetapi juga menjadi momentum memperkuat persatuan masyarakat Eretan Kulon. Siapa pun yang nantinya terpilih, warga berharap ia mampu menjadi nahkoda yang membawa desa menuju masa depan yang lebih baik.

Kini, Desa Eretan Kulon tengah berada di persimpangan harapan. Dengan dimulainya bursa Kuwu PAW, masyarakat menunggu lahirnya seorang pemimpin yang tidak hanya memiliki kemampuan memimpin, tetapi juga hati untuk mengabdi, merangkul seluruh elemen warga, dan bekerja bersama demi mewujudkan Eretan Kulon yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.

Penulis: Achmad Suharya
Editor: Redaksi
Sumber: Panitia Pemilihan Kuwu PAW Desa Eretan Kulon dan hasil wawancara dengan narasumber.

 

 

Komentar

News Feed