Kereta Bersubsidi Jadi Harapan Rakyat, Minat Penumpang Daop 7 Madiun Terus Meningkat

Min.co.id | Madiun – Di tengah kebutuhan transportasi yang semakin tinggi, kereta api ekonomi bersubsidi masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk bepergian dengan aman, nyaman, dan terjangkau. Melalui layanan Kereta Api Public Service Obligation (PSO), PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan terus menghadirkan akses transportasi yang ramah bagi seluruh lapisan masyarakat.

Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan KAI berkomitmen menjaga layanan transportasi publik yang berkualitas sekaligus terjangkau sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat.

“Sebagai bagian dari pelayanan publik yang selaras dengan nilai-nilai Astacita, KAI bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub tetap menyediakan layanan kereta api PSO jarak jauh dengan tarif yang sangat terjangkau,” ujar Tohari.

Di wilayah Daop 7 Madiun, masyarakat dapat memanfaatkan layanan KA ekonomi bersubsidi seperti KA Kahuripan relasi Blitar–Kiaracondong pulang pergi dengan tarif mulai Rp80 ribu hingga Rp84 ribu.

Selain itu, terdapat pula KA Sri Tanjung relasi Lempuyangan–Surabaya Gubeng–Ketapang pulang pergi yang melintas di wilayah Daop 7 dengan tarif berkisar Rp88 ribu hingga Rp94 ribu.

Bagi banyak masyarakat, layanan kereta ekonomi bersubsidi bukan hanya sekadar moda transportasi, tetapi juga menjadi harapan untuk tetap bisa bepergian antardaerah dengan biaya yang terjangkau di tengah kondisi ekonomi yang dinamis.

Tohari mengungkapkan, minat masyarakat terhadap layanan KA PSO terus menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun. Sepanjang tahun 2025, jumlah pelanggan kereta api PSO di wilayah Daop 7 Madiun mencapai 239.223 penumpang.

Tren positif tersebut berlanjut pada periode Januari hingga April 2026. Pada periode tersebut, jumlah okupansi penumpang KA PSO mencapai 86.400 pelanggan atau meningkat 21 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang melayani 71.326 penumpang.

“Data pertumbuhan ini mencerminkan tingginya kepercayaan dan minat masyarakat terhadap layanan kereta ekonomi bersubsidi, yang terbukti tetap mengedepankan kenyamanan, ketepatan waktu, dan keamanan,” imbuhnya.

Menurutnya, kehadiran layanan kereta ekonomi bersubsidi juga menjadi bagian penting dalam mendukung perekonomian rakyat, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan moda transportasi hemat biaya untuk bekerja, berdagang, menempuh pendidikan, hingga mengunjungi keluarga di luar daerah.

Selain membantu mobilitas masyarakat, program ini juga dinilai mendukung upaya pemerintah dalam mendorong penggunaan transportasi massal yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

“Penyediaan layanan kereta ekonomi yang berkualitas juga menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah dalam mendorong peralihan masyarakat ke transportasi massal yang lebih ramah lingkungan. Hal ini tentunya sejalan dengan visi perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan,” tutup Tohari.

Di balik deru roda kereta yang terus melaju, layanan KA PSO kini bukan hanya menghadirkan perjalanan murah bagi masyarakat, tetapi juga menjadi simbol hadirnya transportasi publik yang merata, inklusif, dan berpihak pada kebutuhan rakyat.

Penulis: Chandra
Editor: Redaksi
Sumber: Humas PT KAI Daop 7 Madiun – Diolah Redaksi

Komentar

News Feed