Mudik Lebih Nyaman, PJT I Berangkatkan Ratusan Pemudik Lewat Program TJSL 2026

JATIM | Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Perum Jasa Tirta I (PJT I) kembali menghadirkan program mudik gratis sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), ratusan peserta mudik diberangkatkan menuju berbagai kota di Pulau Jawa dengan fasilitas perjalanan yang aman dan nyaman.

Program bertajuk “Mudik Gratis Aman 2026: Berbagi Harapan Bersama Jasa Tirta I” tersebut secara resmi dilepas oleh Direktur Utama PJT I, Fahmi Hidayat, bersama jajaran manajemen pada Selasa (17/3/2026).

Dalam sambutannya, Fahmi menegaskan bahwa program mudik gratis merupakan bentuk nyata peran Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam membantu masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan akses transportasi aman untuk merayakan Lebaran bersama keluarga.

Menurutnya, momentum mudik bukan sekadar perjalanan pulang, tetapi juga bagian penting dari tradisi kebersamaan masyarakat Indonesia yang perlu didukung dengan layanan transportasi yang layak dan terjamin keselamatannya.

Pada pelaksanaan tahun ini, PJT I memberangkatkan sebanyak 377 pemudik menggunakan 10 armada bus, terdiri dari delapan bus besar berkapasitas 45 penumpang dan dua bus sedang berkapasitas 30 penumpang. Pemberangkatan dilakukan dari dua lokasi, yakni Jakarta dan Malang, dengan berbagai rute tujuan di Pulau Jawa.

Rute perjalanan mencakup sejumlah kota seperti Bandung, Jakarta, Ngawi, Madiun, Ponorogo, Tulungagung, Trenggalek, Banyuwangi, Jember, Purwokerto, hingga Semarang melalui jalur Solo dan Tuban. Tahun ini, layanan mengalami peningkatan dibandingkan sebelumnya, termasuk penambahan rute baru menuju Ponorogo serta tambahan armada bus.

Untuk menunjang kenyamanan selama perjalanan, peserta mudik mendapatkan berbagai fasilitas berupa goodie bag berisi bantal perjalanan, makanan ringan, nasi, air mineral, hingga obat-obatan ringan guna mengantisipasi gangguan kesehatan selama perjalanan jauh.

Tak hanya memperhatikan kenyamanan penumpang, PJT I juga memastikan faktor keselamatan dengan melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap seluruh kru bus sebelum keberangkatan. Pemeriksaan meliputi kondisi fisik dan tekanan darah guna memastikan pengemudi dalam kondisi prima.

Selain itu, jadwal keberangkatan tahun ini dibuat lebih awal sebagai hasil evaluasi pelaksanaan sebelumnya, sehingga para pemudik diharapkan dapat tiba di kota tujuan sebelum malam hari.

Salah satu peserta mudik, Sumaryono, mengaku sangat terbantu dengan program tersebut. Pegawai PPPK Kecamatan Klojen itu bahkan telah dua kali mengikuti program mudik gratis PJT I dan merasakan langsung manfaatnya.

Ia menilai program ini tidak hanya meringankan beban biaya perjalanan, tetapi juga memberikan rasa aman bagi masyarakat yang ingin merayakan Lebaran bersama keluarga di kampung halaman.

Melalui program ini, PJT I berharap dapat terus memperluas manfaat sosial perusahaan sekaligus membuka peluang penambahan rute baru di masa mendatang, termasuk kemungkinan layanan mudik ke luar Pulau Jawa sesuai kebutuhan masyarakat dan regulasi yang berlaku.

Sumber: Diskominfo Jatim

Editor: Redaksi

Komentar

News Feed