Jelang Lebaran, Wabup dan Kapolres Majalengka Turun Langsung Cek Harga Sembako di Pasar Kadipaten

MAJALENGKA |  Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Majalengka bersama aparat kepolisian memastikan stabilitas harga dan ketersediaan kebutuhan pokok tetap terjaga. Hal tersebut dilakukan melalui inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Kadipaten, Jumat siang (13/3/2026).

Sidak dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Majalengka Dena Muhamad Ramdhan bersama Kapolres Majalengka Kapolres Majalengka. Keduanya berkeliling pasar sekaligus berdialog dengan pedagang dan pembeli guna mengetahui kondisi riil distribusi pangan serta perkembangan harga di lapangan.

Dalam keterangannya, Wabup Dena menegaskan bahwa pemerintah daerah bersama kepolisian dan Satgas Pangan hadir untuk memastikan rantai distribusi kebutuhan pokok berjalan lancar dari distributor hingga pedagang.

“Pemerintah daerah bersama Kepolisian dan Satgas Pangan turun langsung agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Lebaran dengan tenang tanpa kekhawatiran terkait stok maupun lonjakan harga,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pemantauan di pasar tradisional tersebut, ketersediaan bahan pangan dinilai masih aman dan mencukupi. Harga sejumlah komoditas utama seperti daging, telur, dan sayuran juga relatif stabil meski terdapat kenaikan pada beberapa jenis bahan pangan.

“Kita sudah mengecek harga daging, sayuran, telur, dan kebutuhan pokok lainnya. Secara umum masih aman, belum ada lonjakan signifikan dan stoknya cukup,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Majalengka, Gatot Sulaeman, menjelaskan pihaknya telah melakukan berbagai langkah antisipasi guna menjaga stabilitas harga menjelang Lebaran. Salah satunya melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di sejumlah wilayah dengan melibatkan BUMD dan pelaku UMKM lokal.

Dari sisi pedagang, kondisi pasar juga dinilai masih terkendali. Umar (42), salah satu pedagang daging sapi di Pasar Kadipaten, menyebutkan stok masih tersedia meskipun harga mengalami kenaikan ringan.

“Stok daging aman, hanya harga naik sedikit. Sekarang sekitar Rp150 ribu per kilogram, sebelumnya Rp140 ribu,” ungkapnya.

Hal serupa disampaikan Uun (52), pedagang sayuran, yang mengaku kenaikan harga paling terasa pada komoditas cabai merah. Harga cabai meningkat dari Rp35.000 menjadi Rp60.000 per kilogram, sementara harga sayuran lainnya masih relatif stabil.

Melalui sidak tersebut, pemerintah daerah berharap stabilitas harga tetap terjaga hingga puncak arus belanja masyarakat menjelang Lebaran, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga dan kebutuhan pangan dapat terpenuhi dengan baik.(Rilis/th)

Sumber: Diskominfo Majalengka

Editor: Redaksi

Komentar

News Feed