Warga Cimahi Rela Antre Beras Murah di Mapolres, 5 Ton SPHP Disalurkan

Cimahi – Antrean warga terlihat di Mapolres Cimahi, Senin (10/8/2026). Mereka datang bukan untuk mengurus perkara kepolisian, melainkan berburu kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau melalui Gerakan Pangan Murah.

Beras SPHP dan minyak goreng Minyak Kita menjadi sejumlah komoditas yang paling banyak dicari warga. Selain bahan pokok, kegiatan tersebut juga menghadirkan produk dari pelaku UMKM di Kota Cimahi.

Gerakan Pangan Murah tersebut digelar Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen Pol. Mardiyono bersama Polda Jawa Barat dan Polres Cimahi sebagai bagian dari upaya membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau sekaligus mendukung stabilitas pasokan.

Antusiasme warga terlihat dari banyaknya masyarakat yang datang dan mengantre untuk mendapatkan bahan pokok yang disediakan.

Mardiyono mengatakan respons masyarakat menunjukkan kebutuhan terhadap bahan pangan dengan harga terjangkau masih cukup tinggi.

“Respons masyarakat sangat luar biasa. Dengan penyaluran beras SPHP dan Minyak Kita ini, kita berharap kebutuhan masyarakat dapat terbantu dan masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga yang terjangkau,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Polres Cimahi menyalurkan sekitar 5 ton beras SPHP serta minyak goreng Minyak Kita kepada masyarakat.

Kehadiran produk UMKM juga menjadi bagian lain dari kegiatan tersebut. Pelaku usaha lokal mendapat kesempatan memperkenalkan sekaligus menjual produk mereka kepada masyarakat yang datang.

Menurut Mardiyono, Gerakan Pangan Murah tidak hanya diarahkan untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok, tetapi juga menjaga agar pasokan pangan tetap tersedia dan harga tidak mengalami gejolak.

“Insyaallah kita lakukan terus karena memang target kita untuk menyalurkan beras SPHP dan Minyak Kita ini supaya tidak terjadi kelangkaan di masyarakat dan bisa menjaga stabilitas harga, khususnya di wilayah Cimahi,” katanya.

Bagi warga, kegiatan seperti ini menjadi alternatif ketika harga kebutuhan pokok menjadi salah satu pertimbangan dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

Di sisi lain, keterlibatan UMKM memberikan manfaat tambahan karena kegiatan tersebut tidak hanya mempertemukan masyarakat dengan bahan pangan bersubsidi atau terjangkau, tetapi juga membuka ruang pemasaran bagi produk usaha lokal.

Gerakan Pangan Murah di Cimahi pun menjadi gambaran bahwa upaya menjaga keterjangkauan pangan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan barang, tetapi juga dengan kemampuan masyarakat untuk membelinya.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.coid
Sumber: Bid Humas Polda Jawa Barat,diolah redaksi

Komentar

News Feed