INDRAMAYU | Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama unsur TNI, Polri, dan berbagai instansi terkait memperkuat koordinasi lintas sektor guna memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman dan nyaman.
Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menegaskan bahwa sinergi antarinstansi menjadi kunci penting dalam menjaga kelancaran arus mudik. Mengingat Indramayu dilalui jalur strategis Pantura, kesiapan infrastruktur hingga aparat di lapangan harus dipastikan sejak dini.
Menurutnya, pemerintah daerah juga menaruh perhatian serius terhadap kondisi jalan, penerangan, serta kesiapsiagaan aparat di wilayah kecamatan yang menjadi lintasan pemudik.
“Pemerintah daerah akan berupaya melakukan yang terbaik untuk mendukung kelancaran mudik Lebaran tahun ini,” ujar Lucky Hakim.
Sementara itu Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang menjelaskan bahwa posisi Indramayu sangat vital sebagai jalur penghubung pemudik dari Jakarta menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur. Karena itu, rapat koordinasi lintas sektoral menjadi langkah penting untuk menyamakan persepsi serta memperkuat sinergi pelayanan kepada masyarakat.
Dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026, Polres Indramayu mengusung tagline “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.” Operasi ini difokuskan pada tiga fase utama, yakni masa sebelum Lebaran, saat Hari Raya Idulfitri, serta periode arus balik.
Dukungan juga datang dari unsur TNI. Mewakili Dandim 0616/Indramayu, Kasdim Mayor Inf. Rosidi menyampaikan bahwa pihaknya menyiapkan sekitar 700 personel untuk membantu pengamanan. Personel tersebut akan ditempatkan di sejumlah titik strategis seperti terminal, stasiun kereta api, kawasan perkotaan, pusat perbelanjaan, hingga destinasi wisata.
Selain pengamanan, faktor cuaca juga menjadi perhatian. Kepala Tim Kerja Prakiraan, Data, dan Informasi BMKG Kertajati Muhammad Syifaul Fuad memprediksi curah hujan di wilayah Indramayu selama Maret 2026 berada pada kategori menengah. Untuk mendukung kelancaran pengamanan arus mudik, BMKG juga menyediakan layanan informasi cuaca berbasis web yang dapat diakses oleh masyarakat dan petugas di lapangan.
Kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana juga disiapkan oleh BPBD Kabupaten Indramayu. Sebanyak 18 personel disiagakan, lengkap dengan sejumlah pos pemantauan di titik-titik yang dinilai rawan.
Di sisi lain, Dinas Perhubungan Kabupaten Indramayu akan memperkuat pengaturan dan rekayasa lalu lintas, melakukan patroli jalan raya, serta menertibkan kendaraan yang parkir sembarangan di sepanjang jalur mudik.
Tak hanya itu, Integrated Terminal Balongan turut memaparkan kesiapan operasionalnya dalam mendukung Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idul Fitri 2026, terutama untuk memastikan distribusi energi tetap berjalan lancar selama masa Lebaran.
Dengan keterlibatan berbagai pihak tersebut, Indramayu berharap arus mudik tahun ini dapat berlangsung lebih tertib, aman, dan memberikan rasa nyaman bagi jutaan pemudik yang melintas di jalur Pantura. (*)
Sumber: Diskominfo Indramayu Editor: Redaksi






Komentar