BANDUNG | Sepuluh tahun bukan sekadar hitungan kalender bagi Mincoid. Ia adalah perjalanan panjang merawat kepercayaan, menata kata, dan menjaga nurani di tengah derasnya gelombang informasi digital.
Pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-10, yang dilaksanakan di bandung,Sabtu (14/02/2026),Dengan mengusung tema “Menjaga Nurani, Menguatkan Literasi” sebagai penegasan arah sekaligus refleksi atas peran media di era yang serba cepat namun kerap kehilangan kedalaman.
Di bawah kepemimpinan Achmad Suharya, Mincoid tumbuh sebagai media yang tidak hanya mengejar kecepatan berita, tetapi juga mengedepankan ketajaman makna dan tanggung jawab moral. Selama satu dekade, Mincoid konsisten membangun ruang informasi yang berimbang, mencerahkan, dan dekat dengan denyut kehidupan masyarakat.
Achmad Suharya menilai, tantangan terbesar media hari ini bukan sekadar persaingan teknologi, melainkan menjaga integritas di tengah banjir informasi yang belum tentu benar.
“Media harus menjadi kompas, bukan sekadar pengeras suara. Kita ingin Mincoid hadir dengan hati, menghadirkan informasi yang membangun kesadaran dan memperkuat budaya literasi,” ungkapnya.
Sejak awal berdiri, Mincoid menjadikan literasi sebagai fondasi. Tidak hanya memberitakan peristiwa, tetapi juga mengangkat nilai, budaya lokal, pembangunan daerah, hingga kisah-kisah inspiratif yang kerap luput dari perhatian. Dalam pandangan Mincoid, literasi bukan hanya soal membaca, melainkan kemampuan memahami realitas secara jernih.
Tema HUT ke-10 menjadi simbol bahwa di tengah maraknya disinformasi, media harus kembali pada ruhnya menyampaikan kebenaran dengan empati dan tanggung jawab. Mincoid ingin memastikan bahwa teknologi tidak menggerus nilai, justru menjadi alat untuk memperluas manfaat bagi publik.
Perjalanan sepuluh tahun ini juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat komunitas, akademisi, pemerintah, hingga generasi muda guna menumbuhkan kesadaran bahwa literasi adalah kunci kemajuan.
Satu dekade telah dilalui. Namun bagi Mincoid, perjalanan sejatinya baru dimulai. Dengan semangat menjaga nurani dan menguatkan literasi, Mincoid bertekad terus menjadi bagian dari perubahan menghadirkan jurnalisme yang tidak hanya cepat dibaca, tetapi juga lama bermakna. (red)






Komentar