SURABAYA | Majelis Wali Amanat (MWA) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) resmi memulai langkah barunya. Rapat Pleno Perdana MWA ITS Periode 2026–2031 digelar di Ruang Rektor Gedung Rektorat ITS Sukolilo, Surabaya, Jumat (30/1/2026) malam, menandai awal penguatan arah kebijakan kampus di tengah tantangan global yang kian kompleks.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Brian Yuliarto, menegaskan bahwa perguruan tinggi Indonesia tidak lagi bisa berjalan dengan pola lama. Kemandirian, inovasi, dan kemampuan beradaptasi menjadi keharusan agar kampus mampu bertahan sekaligus memberi kontribusi nyata bagi bangsa.
“Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia unggul dan mendorong Indonesia menjadi negara maju, mandiri, serta berdaya saing global. Penguatan tata kelola dan optimalisasi sumber daya menjadi kunci,” tegas Brian.
Rapat Pleno ini dilaksanakan seiring terbitnya Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Nomor 34/M/KEP/2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota MWA ITS Periode 2026–2031. Agenda utama rapat mencakup penyerahan Memorandum Akhir Masa Tugas MWA ITS Periode 2021–2026 kepada anggota periode baru, sekaligus pembahasan awal arah kebijakan strategis ITS lima tahun ke depan.
Mewakili Gubernur Jawa Timur, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, menyampaikan bahwa ITS memiliki posisi penting sebagai mitra strategis Pemerintah Provinsi Jawa Timur, khususnya dalam mewujudkan visi Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara.
“Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah provinsi, serta kabupaten dan kota menjadi kunci agar pembangunan bisa dirasakan merata, termasuk dalam penguatan ketahanan dan kedaulatan pangan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua MWA ITS Periode 2021–2026 yang kembali dipercaya menjadi Anggota MWA Periode 2026–2031, Muhammad Nuh, menilai masuknya perguruan tinggi asing ke Indonesia harus disikapi secara positif.
“Ini bukan ancaman, melainkan peluang untuk meningkatkan kualitas dan menunjukkan kesiapan perguruan tinggi nasional bersaing secara sehat di tingkat global,” tegasnya.
Rektor ITS Bambang Pramujati menekankan bahwa keberlanjutan dan arah pengembangan ITS sangat ditentukan oleh sinergi yang solid antara MWA, Senat Akademik, dan pimpinan eksekutif kampus.
Rapat Pleno Perdana ini sekaligus menetapkan susunan pimpinan MWA ITS Periode 2026–2031, yakni Prof. Ir. Priyo Suprobo, M.S., Ph.D. sebagai Ketua MWA, Prof. Ir. Sjarief Widjaja, Ph.D., F.RINA sebagai Wakil Ketua, serta Prof. Dr. Ir. Mochamad Ashari, M.Eng. sebagai Sekretaris Eksekutif.
Dengan kepemimpinan baru dan tantangan global yang semakin terbuka, ITS menegaskan komitmennya untuk terus bergerak sebagai kampus teknologi unggulan yang adaptif, kolaboratif, dan berdaya saing internasional. (*)










Komentar