Lintas Utara Bangkit dari Genangan, Kecepatan KA Pekalongan – Sragi Naik Bertahap

JATIM | Operasional perjalanan kereta api di lintas utara Pulau Jawa perlahan kembali berdenyut normal. Pascabanjir yang sempat merendam wilayah Pekalongan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mulai meningkatkan kecepatan perjalanan kereta di petak jalan Pekalongan–Sragi hingga 40 kilometer per jam.

Peningkatan ini dilakukan setelah KAI menyelesaikan serangkaian perbaikan intensif dan pemeriksaan menyeluruh pada prasarana yang terdampak genangan air. Seluruh tahapan pemulihan dilaksanakan secara bertahap dengan keselamatan sebagai prioritas utama.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, Rabu (21/1/2026), menjelaskan bahwa kondisi jalur kini dinyatakan semakin aman untuk dilalui.

“Kecepatan perjalanan kami tingkatkan secara bertahap setelah prasarana dinyatakan layak operasi. Evaluasi teknis terus dilakukan, dan peningkatan kecepatan selanjutnya akan disesuaikan dengan hasil pemeriksaan di lapangan,” ujarnya.

Pemulihan lintas ini berdampak langsung pada kelancaran perjalanan kereta jarak jauh, khususnya relasi dari wilayah Daop 8 Surabaya menuju Jakarta dan sebaliknya. KAI juga meningkatkan kesiapsiagaan petugas guna memastikan perjalanan pelanggan tetap aman dan nyaman.

Namun, demi menjaga keselamatan selama masa pemulihan, KAI Daop 8 Surabaya melakukan penyesuaian operasional dengan membatalkan dua perjalanan KA tambahan, yakni KA Gajayana Tambahan dan KA Sembrani Tambahan pada periode tertentu di Januari 2026.

Sebagai bentuk tanggung jawab kepada pelanggan, KAI memberikan opsi refund 100 persen di luar biaya pemesanan atau reschedule tanpa biaya tambahan sesuai ketentuan. Layanan tersebut dapat diakses melalui aplikasi Access by KAI, loket stasiun, maupun Contact Center KAI 121.

Tercatat hingga Rabu pagi (21/1/2026), sebanyak 4.889 penumpang di wilayah Daop 8 Surabaya telah melakukan pembatalan tiket.

“Kami berkomitmen mempercepat pemulihan operasional secara aman dan berkelanjutan. Keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan tetap menjadi prioritas utama,” tutup Mahendro. (*)

Komentar

News Feed