Min.co.id ~ Bandung ~ Sebuah pengalaman tak terlupakan dirasakan oleh para siswa SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi saat mereka mengikuti kegiatan Studi Wisata Pendidikan ke Markas Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) pada Kamis, 15 Mei 2025. Disambut langsung oleh Kapolda Jabar, Irjen Pol. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., di Aula Ditlantas lantai 4, kegiatan ini menjadi ruang interaksi edukatif antara generasi muda calon pemimpin bangsa dengan para penegak hukum.
Dalam suasana penuh semangat dan kekeluargaan, para siswa tidak hanya mendengarkan paparan materi, tetapi juga aktif berdialog mengenai peran, fungsi, dan tantangan kepolisian masa kini. Kapolda Jabar dalam sambutannya mengungkapkan kebanggaannya terhadap para siswa SMA Taruna Nusantara yang dikenal memiliki karakter kuat, semangat juang tinggi, dan kedisiplinan yang kokoh.
“Kami sangat terbuka terhadap kegiatan seperti ini. Kami ingin menanamkan nilai-nilai luhur seperti integritas, disiplin, dan semangat bela negara sejak dini kepada generasi penerus,” ujar Irjen Pol. Rudi Setiawan.
Sesi edukasi dimulai dengan pemaparan menyeluruh tentang tugas-tugas utama kepolisian dari lalu lintas, penanganan kriminalitas, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam menjaga keamanan publik. Tak hanya teori, para siswa juga diajak menyelami filosofi institusi Polri, memahami pentingnya pelayanan prima, serta menyerap nilai-nilai pengabdian dan tanggung jawab sosial.
Interaksi semakin menarik dalam sesi tanya jawab, di mana para siswa menunjukkan antusiasme tinggi. Pertanyaan-pertanyaan kritis hingga pernyataan kagum terhadap profesionalisme Polri mewarnai jalannya diskusi. Banyak di antara mereka yang menyatakan ketertarikan untuk meniti karier di dunia kepolisian sebagai bentuk kontribusi nyata kepada bangsa.
Pihak Polda Jabar juga mengenalkan struktur organisasi serta peran strategis Polda dalam menjaga kondusivitas wilayah Jawa Barat. Dalam kegiatan ini, nilai edukatif dibingkai dengan suasana kekeluargaan yang kental, memperkuat kedekatan antara lembaga pendidikan dan institusi negara.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan cenderamata sebagai simbol apresiasi, sesi foto bersama, dan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan masa depan generasi muda.
Kunjungan ini menjadi bukti bahwa pembinaan karakter dan kecintaan terhadap tanah air bisa ditanamkan melalui pengalaman langsung yang inspiratif. Para siswa pulang membawa lebih dari sekadar wawasan mereka pulang dengan semangat baru untuk menjadi agen perubahan dan penjaga moral bangsa.(*)






Komentar