KAI Daop 3 Cirebon Siapkan 23 Ribu Kursi untuk Pemudik Akhir Pekan

Min.co.id ~ Cirebon ~Menyambut momentum libur panjang akhir pekan yang bertepatan dengan Hari Raya Waisak, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 Cirebon mengambil langkah antisipatif dengan menyediakan sebanyak 23.404 tiket kereta api untuk keberangkatan pada periode 9 hingga 13 Mei 2025.

Setiap harinya, Daop 3 menyediakan rata-rata 4.358 tempat duduk untuk masyarakat yang ingin bepergian dari sejumlah stasiun di wilayah Cirebon menuju berbagai kota besar. Langkah ini diambil untuk merespons tingginya minat masyarakat memanfaatkan momen libur panjang sebagai waktu untuk berkumpul bersama keluarga atau berwisata.

“Selama periode libur Waisak, terdapat 129 perjalanan KA penumpang per hari yang melintas di wilayah Daop 3 Cirebon. Kami juga mengoperasikan 8 perjalanan KA reguler dan 1 KA tambahan, guna memastikan kebutuhan mobilitas masyarakat terpenuhi,” terang Muhibbuddin, Manajer Humas KAI Daop 3 Cirebon.

Adapun kereta api yang disiapkan antara lain, KA Gunung Jati: Semarang Tawang Bank Jateng – Cirebon – Gambir, KA Cakrabuana: Purwokerto – Cirebon – Gambir, KA Ranggajati: Cirebon – Jember, KA Kaligung: Cirebon Prujakan – Semarang Poncol dan Brebes – Semarang Poncol, KA Cirebon Fakultatif: Cirebon – Gambir (khusus 11–13 Mei 2025)

Penambahan KA Cirebon Fakultatif dilakukan secara khusus untuk mengakomodasi lonjakan penumpang pada puncak liburan. Masyarakat pun diimbau untuk segera memesan tiket melalui aplikasi Access by KAI atau kanal resmi lainnya, agar tidak kehabisan tiket terutama pada tanggal-tanggal favorit.

“Formasi rangkaian kereta kami optimalkan agar pelanggan tetap bisa mendapatkan kursi, meski dalam masa liburan. Kami ingin memastikan tak hanya kapasitas, tapi juga kenyamanan dan keselamatan penumpang tetap menjadi prioritas,” jelas Muhibbuddin.

KAI juga memperkuat layanan dari sisi keamanan dan kenyamanan selama masa libur panjang ini, dengan peningkatan pengawasan di stasiun, kebersihan, serta kinerja petugas pelayanan dan operasional.

“KAI ingin setiap perjalanan jadi bagian dari kisah indah masyarakat Indonesia. Bukan sekadar perpindahan tempat, tapi juga pengalaman yang menyenangkan dan aman,” tutup Muhibbuddin. (*)

Editor : Redaksi Min.co.id

Komentar

News Feed