Min.co.id ~ Indramayu ~ Semangat kebangsaan berkibar tinggi di Ruang Ki Tinggil Setda Kabupaten Indramayu pada Senin (5/5/2025), saat Pemerintah Kabupaten Indramayu secara resmi melantik Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Tingkat Kabupaten Indramayu Periode 2025–2029.
Tujuh pemuda-pemudi terpilih, alumni Paskibraka terbaik, kini mengemban amanah sebagai penjaga nilai-nilai luhur ideologi bangsa di tengah tantangan zaman.
Pelantikan yang berlangsung khidmat ini menjadi penegasan bahwa perjuangan menanamkan nilai-nilai Pancasila di kalangan generasi muda bukanlah tugas ringan, tetapi menjadi pondasi utama dalam menjaga kedaulatan identitas bangsa Indonesia.
Dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Indramayu, H. Syaefudin, para duta mengucapkan ikrar yang menggema, bukan sebagai formalitas, melainkan janji hidup untuk menjadi teladan moral dan ideologis di tengah masyarakat.
“Ikrar ini bukan sekadar ucapan. Ini adalah komitmen yang akan dibawa ke dalam setiap langkah, tindakan, dan keputusan mereka sebagai Duta Pancasila,” ujar Syaefudin tegas.
Ia menegaskan bahwa keberadaan DPPI sangat strategis sebagai agen perubahan, yang bukan hanya mengedukasi publik tentang Pancasila, tetapi menanamkannya melalui keteladanan dan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Para Duta yang dilantik bukanlah remaja biasa. Mereka adalah alumni Paskibraka terpilih, individu yang telah membuktikan kedisiplinan, nasionalisme, dan kepemimpinan. Kini, mereka dihadirkan untuk menjawab tantangan terbesar generasi masa kini menjaga semangat kebangsaan di era disrupsi nilai.
Syaefudin juga menyerukan pentingnya menjaga persatuan dan toleransi, dua nilai krusial yang kini kerap tergerus oleh polarisasi sosial. Dalam konteks Indramayu, Duta Pancasila turut diharapkan berperan aktif dalam menyukseskan visi besar daerah: Indramayu REANG , Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong.
“Kami ingin nilai-nilai Pancasila menjadi napas dalam setiap aspek kehidupan warga Indramayu. Para duta ini adalah jembatan antara nilai dan aksi nyata,” ucapnya.
Kehadiran Drs. R. Dian Muhammad Johan Johor Mulyadi, M.H., selaku Direktur Penyusunan Rekomendasi Kebijakan dan Regulasi BPIP RI, menambah bobot acara. Ia mengingatkan bahwa Pancasila harus tetap menjadi poros dalam pembangunan bangsa.
“Jangan sampai sumber daya kita manusia dan alam dikendalikan oleh ideologi lain. Pancasila harus menjadi filter dalam kebijakan dan perilaku,” tegasnya.
Dalam momen yang simbolis dan penuh makna, dilakukan serah terima tugas dari DPPI Pusat kepada Tuti Aprilia sebagai Ketua DPPI Kabupaten Indramayu. Dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pelantikan oleh para saksi dan pejabat pemerintah, acara ini bukan hanya menjadi seremoni, tetapi menjadi pernyataan publik bahwa Pancasila hidup dan dijaga oleh generasi muda.(*)
Editor : Redaksi Min.co.id










Komentar