Min.co.id ~ Indramayu ~ Jalanan yang dulu gagah kini mulai menua, berlubang dan retak, seakan menanti sentuhan kasih dari tangan-tangan yang peduli. Masyarakat pun bersuara, mengadu kepada pemangku kebijakan agar roda kehidupan tetap berputar tanpa hambatan. Tak tinggal diam, Pemerintah Kabupaten Indramayu langsung bergerak.
“Segera kita perbaiki,” ujar Wakil Bupati Indramayu, H. Syaefudin, dalam sela Safari Ramadan 1446 H di Kecamatan Bongas, Senin (10/3/2025). Seakan memahami keluh kesah warganya, ia memastikan bahwa jalan-jalan yang rusak akan segera diperbaiki sebelum musim mudik tiba.
Dinas PUPR telah diberi amanat untuk memetakan ruas-ruas yang membutuhkan perhatian lebih. Tak sekadar mencatat, tim juga diterjunkan untuk melakukan tambal sulam, menutup lubang-lubang yang menganga, setidaknya agar pengendara tetap dapat melaju dengan aman.
“Hari ini juga kami perintahkan Dinas PUPR untuk turun ke lapangan. Meski cuaca tak selalu bersahabat, jalanan harus tetap bisa dilalui,” tegasnya.
Tak hanya aspal yang akan diperbaiki, cahaya jalan pun akan dikembalikan. Lampu-lampu penerangan yang lama padam akan kembali menyala, menerangi langkah masyarakat di malam hari. Bahkan jembatan yang putus di Kecamatan Gabuswetan juga masuk dalam daftar perbaikan prioritas.
Ramadan membawa semangat kebersamaan, dan bagi Pemkab Indramayu, ini adalah momentum untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah serta aktivitas sehari-hari tanpa hambatan. Apalagi, tak lama lagi arus mudik akan datang—di mana perjalanan pulang bukan sekadar rutinitas, melainkan sebuah kisah tentang rindu yang hendak dituntaskan.
“Insya Allah, sebelum Lebaran, jalan-jalan rusak akan diperbaiki. Agar perjalanan menuju kampung halaman lebih aman dan nyaman,” tandas Syaefudin.
Indramayu tak hanya membangun jalan, tapi juga harapan. Sebab, infrastruktur yang baik bukan sekadar beton dan aspal, tetapi juga wujud kepedulian, agar setiap langkah menuju masa depan lebih lancar, tanpa ragu dan tanpa hambatan.(*)
Editor : Achmad










Komentar