Pengelolaan TPA Pecuk Buruk, Lindi Cemari Irigasi Persawahan

Min.co.id ~ Indramayu ~ Sistem pengelolaan instalasi air Lindi TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Pecuk yang berada di Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu diduga buruk, irigasi persawahan masyarakat tercemari,

Pencemaran air lindi yang mengalir ke irigasi persawahan masyarakat tersebut akibat kurang baiknya sistem pengelolaan TPA Pecuk serta tingginya intensitas curah hujan pada bulan lalu yang turun setiap hari, akibatnya limbah lindih yang bercampur air hujan menjadi genangan dan tidak terbendung mengalir keluar menyebrang jalan menuju irigasi pesawahan.

Dari beberapa upaya konfirmasi wartawan kepada Kepala UPT TPA Pecuk saat ditemui dikantornya selalu tidak berada ditempat, lebih lanjut wartawan menghubungi Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Edi Umaedi, SP melalui pesan WhatsApp pada 20 Maret 2024, menjawab agar menghubungi Kepala UPTD TPA Pecu.

“Saya sedang di Tukdana, Alhamdulillah sedang terus ditangani. Bismillah…
Mohon doanya, insyaaAlloh tahun ini akan dibangun tempat pengolahan sampah terpadu sehingga sampah bisa langsung di olah dan memiliki nilai ekonomis.

Mangga di koordinasikan dengan Pa Hendi Ka UPTD, matur kesuwun perhatiannya,” balas Edi umaedi.

Lindi adalah cairan berwarna hitam kecoklatan dan beraroma tidak sedap menyengat yang timbul akibat masuknya air eksternal ke dalam timbunan sampah, melarutkan dan membilas materi-materi terlarut, termasuk materi organik hasil proses dekomposisi secara biologi.

Tidak hanya itu, terpantau wartawan saat meliput di areal TPA Pecuk, parit yang berada mengelilingi areal TPA dipenuhi sampah tidak terurus dan diduga kurang layak serta perlu diperbaiki sesuai standar aturan yang ada. Sampai berita ini diterbitkan Kepala UPTD TPA Pecuk Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Indramayu belum bisa ditemui.(Tomi)

Komentar

News Feed