Min.co.id ~ Jakarta ` Satu keluarga terdiri dari empat orang ditemukan tewas bunuh diri dengan cara melompat dari lantai 22 Apartemen Teluk Intan, Penjaringan, Jakarta Utara pada Sabtu (9/3).
Keempat korban, yaitu EA (50), AIL (52), dan dua anaknya yang masih berumur 15 dan 13 tahun, ditemukan tergeletak di lobi apartemen pada sore hari.
Hingga saat ini, motif bunuh diri satu keluarga tersebut masih menjadi misteri. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mencari tahu penyebab pasti kejadian tragis ini.
Kapolsek Penjaringan, Kompol Agus Ady Wijaya mengungkapkan, sebelum kejadian sang ayah berinsial EA sempat mencium kening anak dan istrinya.
Menurut keterangan saksi mata, keempat korban terlihat masuk ke dalam apartemen pada pukul 16.02 WIB. Mereka kemudian naik ke lantai 22 dengan menggunakan lift.
Sekitar dua menit kemudian, terdengar suara benturan keras dari arah lobi apartemen. Petugas keamanan yang mengecek ke lokasi kejadian menemukan keempat korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Seluruhnya ditemukan dalam keadaan kondisi tangan terikat.
Dugaan Motif: Pihak kepolisian masih belum bisa memastikan motif bunuh diri satu keluarga tersebut. Namun, dari hasil pemeriksaan sementara, ditemukan beberapa petunjuk yang mungkin bisa membantu mengungkap motif di balik kejadian ini.
Petugas menemukan surat di dalam mobil yang dikendarai oleh korban. Korban diketahui memiliki masalah ekonomi.
Salah satu anak korban dikabarkan mengalami depresi.
Kasus bunuh diri satu keluarga di Apartemen Penjaringan ini menjadi tragedi yang menyedihkan. Kita semua berharap agar pihak kepolisian dapat segera mengungkap motif di balik kejadian ini dan keluarga korban dapat diberikan kekuatan.(red)










Komentar