Dalam situasi tersebut, Polres Magetan dengan cepat merespons untuk membantu evakuasi warga yang terdampak, terutama anak-anak sekolah yang terjebak di area banjir.
Anggota Satuan Samapta dan Polsek Kartoharjo bersama instansi terkait bergerak sigap mengevakuasi siswa-siswa yang terisolasi akibat banjir. Tidak hanya menggunakan mobil patroli, namun para petugas dengan penuh kesabaran membantu para siswa keluar dari area banjir, bahkan menggendong mereka yang masih kecil.
Semangat kerja sama dan kebersamaan terlihat jelas dalam upaya evakuasi ini. Polisi, TNI, BPBD, dan relawan bahu-membahu membantu warga yang terdampak.
Kapolsek Kartoharjo, AKP Eko Supriyanto, SH, menghimbau kepada masyarakat yang terkena dampak banjir untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman hingga air surut sepenuhnya.
“Saya menghimbau kepada masyarakat yang terdampak banjir untuk mematikan arus listrik, mengunci pintu rumah, dan mengamankan barang berharga. Silahkan untuk sementara waktu menetap di area yang aman sampai air surut,” ujarnya.
Sementara itu, Kasihumas Polres Magetan, AKP Kuncahyo, menjelaskan bahwa pihak Polres dan Polsek yang ada telah menyiagakan personel pada titik rawan bencana di Kabupaten Magetan.
“Selain banjir, ada juga wilayah yang berpotensi longsor, dan sudah kita siapkan jalur evakuasi untuk penyelamatan warga jika sewaktu-waktu terjadi bencana,” ujarnya.
Kehadiran petugas di tengah situasi darurat diharapkan memberikan harapan dan kepercayaan kepada masyarakat yang terdampak bencana.
“Dengan kerja keras dan semangat kebersamaan, diharapkan semua warga juga tanggap terhadap bencana,” tambahnya. (red)






Komentar