Min.co.id-Majalengka-Para pengecer BBM jenis Pertalite resah karena ketidak tahuan mereka terkait larangan pengisian jerigen di SPBU karena menurut mereka tidak ada pemberitahuan awal jadi begitu pas mau isi jerigen tapi dilarang oleh pengisi BBM karena adanya aturan baru yang melarang ngisi jerigen BBM jenis Pertalite
Menurut keterangan manager SPBU dimajalengka bahwa pelarangan menggunakan jeriken sudah dipasang dari hari kamis kemaren langsung di tempel di stasiun pengisian dan kami sudah melaksanakan surat edaran tersebut ungkapnya pada media min.co.id hari Jum’at (8/4/2022)
Pantauan langsung dari lapangan jurnalis min.co.id seperti dikatakan manager SPBU memang betul tidak ada yang diisi melalui jeriken karena menurut manajemen ancamannya berat bisa dicabut ijin ungkapnya
Berbeda dengan harjo (56) warga Maja pemilik pangkalan bensin eceran dengan adanya larangan ini penghasilannya jadi berkurang karena yang bisa dia jual hanya jenis pertamax dan harganya sangat mahal dan menurut pembeli dengan harga jual di eceran Pertamax Rp. 14.000 jadi banyak yang beralih ke Pertalite di SPBU karena dengan harga Rp. 14.000 bisa jadi 2 liter lebih ujarnya
Padahal kami ini kata Harjo sudah mengeluarkan modal untuk pembelian alat mesin digital eceran BBM dan bukan uang sedikit untuk mempunyai alat tersebut masih nyicil tegasnya (red)










Komentar