Min.co.id – Indramayu – Terletak di Blok Rengas Payung Desa Kertasemaya Kecamatan Kertasemaya, dekat dengan kali Cimanuk terjadi tanah amblas.
Tanah amblas sudah mencapai kedalaman 4 meter dan sudah merusak beberapa rumah warga yang ada di sekitar, bahkan sebagian dari rumahnya sudah ikut runtuh karena amblas, Selasa (24/08/2021).
Abdul Muin, warga RT 09/05 Desa Kertasemaya Blok Rengas Payung yang terkena dampak amblas mengatakan kalau tanah amblas susah terjadi sejak bulan Mei 2021 lalu. Setiap hari sekitar 10 cm terjadi penyusutan amblas, sehingga saat ini sudah 4 meter kedalaman tanah amblas.
Pihak pemerintah setempat, maupun pemerintah Kabupaten Indramayu, serta media pun sudah banyak yang datang melihat, tapi penanggulangannya belum ada.
“Pemasangan baro kerucuk, untuk menahan tanah masyarakat agar tidak longsor. Tetapi ya tetap saja, walaupun sudah dipasang baro, amblas tetap menyusut ke bawah. Terbukti pemasangan baro saja baru sekitar semingguan sudah makin turun,” ungkap Abdul.
Abdul menambahkan, dirinya merasa was-was dan khawatir kepada keluarga, sehingga ketika malam rumahnya tidak di tempati.
“Hanya siang saja kami di sini untuk melihat keadaan rumah. Kemiringan dari tembok cimanuk juga sudah mengkhawatirkan, temboknya sudah miring, terus ditambah amblas sekarang, ya sudah nanti bisa ambruk semua,” ujar Abdul.
Dirinya juga berharap pemerintah segera memperbaiki sebelum adanya korban, dan meminta jika pemerintah membangun sesuatu agar betul-betul kuat dan permanen.
“Coba bayangkan kalau gak kuat, air Cimanuk masuk, apa tidak bahaya. Apalagi ditambah tanah amblas,” tutur Abdul. (Phu)










Komentar