Min.co.id – Indramayu – Komisi IV DPR RI, Ono Surono bersama Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono melakukan kunjungan ke tempat pengolahan garam desa Krangkeng Kecamatan Krangkeng Kabupaten Indramayu, Pada Minggu, (14/3/2021)
Dalam kunjungannya Ono Surono mengatakan Komisi IV DPR RI akan melakukan pengawasan terhadap impor garam agar tidak menganggu penyerapan garam lokal, para petani garam khususnya Indramayu bisa menikmati hasil yang didapat dengan pendapatan yang memadai.
Ono Sorono menambahkan, “Penyerapan garam lokal akan memacu Pertumbuhan Ekonomi Nasional (PEN) disaat situasi pandemi Covid-19 sekarang ini. Masyarakat Krangkeng adalah petani garam tulen yang mempunyai skill pengolahan tersendiri sehingga dari hasil produksi garamnya mempunyai kualitas tinggi. Tinggal mengikuti arahan dan prosesur standart nasional,” ungkapnya.
Selain itu, Kepala UPTD Bina Usaha Dan Produksi Perikanan Kecamatan Krangkeng Wira Susena, dalam kondisi Covid-19 penjualan garam komsumsi semakin terpuruk karena dari 450 gudang garam rakyat yang ada masih menumpuk.
Diskanla Sudah memaksimalkan kepada para petani garam untuk memproduksi garam dari kualitas dan kuantitasnya berharap garam-garam lokal bisa terserap dengan adanya pengawasan garam dari Impor.
Hamzah, mengiyakan sebagai petani garam yang sehariannya menjual garam, merasakan keresahan dari berapa tahun memproduksi garam komsumsi yang terpuruk untuk penjualannnya di tahun 2020 di kala wabah Pandemi Covid-19. Ditambah lagi dengan adanya garam impor sehingga penjualan kami semakin tersendat.
“Kami para petani garam merasa senang jika ada pengawasan dari Komisi IV DPR RI untuk garam impor dan kami juga atas nama masyarakat petani garam Indramayu mengucapkan banyak terima kasih atas kunjungan Bapak Ono Surono beserta Bapak Menteri Sakti Wahyu. Stop Garam Impor, Sejahteralah Petani Garam,” Tuturnya. (Andry)










Komentar