Min.co.id-Indramayu – Hujan tadi pagi sekira pukul 06.15 – 09.30 wib dengan intensitas curah hujan cukup tinggi mengguyur wilayah Kecamatan Sukra Kabupaten indramayu Jawa Barat. Jumat (19/02/2021).
Banjir tersebut luapan dari Bendungan Salamdarma dan Cilalanang melalui sungai Cilandak dan Kalimangsetan, Banjirtersebut merendam pemukiman penduduk di Desa Sumuradem (Blok Kalen tengah) dan Sumuradem timur Kecamatan Sukra Kabupaten indramayu.
Diperkirakan ketinggian mencapai 80-100cm atau diatas lutut orang dewasa, hingga berdampak ratusan rumah ikut terendam di dua desa tersebut.
“Menurut salah satu warga Blok Kalen tengah Desa Sumuradem Masturi (ketua Rt 06), menuturkan bahwa banjir kali ini lebih parah dari banjir kemarin, pasalnya ketinggian air bisa mencapai 80-100cm sedangkan banjir kemarin hanya mencapai 40-50cm,”Ucap Pak Rt.
Selanjutnya, untuk sementara ini warga masih berdiam diri di dalam rumah dan belum ada yang mengungsi ke tempat pengungsian, namun warga tetap siaga dan waspada untuk menyelamatkan diri,” tambahnya.
“Banjir kali ini memang betul luapan dari sungai cilalanang yang menyasar ke sungai di cilandak hingga meluap ke sungai Kalimangsetan dan merendam permukiman dan diketahui menurut data yang kami himpun ada 185 rumah warga yang terkena dampak banjir saat ini, ” Ujar Camat Sukra Drs. Ahmad Mansyur, Ms.i
Masih menurut Camat, “Namun potensi banjir sekarang bukan jebolan tanggul tapi hanya luapan sungai dari salamdarma, Cilalanang, dan Kalimangsetan saja, tambah Ahmad Mansyur.
Di tempat yang sama, Kuwu Desa Sumuradem H. Tasmarih mengatakan,” ini banjir karena Faktor alam dan hanya luapan dari sungai kecil kalimangsetan, dan menghimbau untuk warga kami diharap tenang dan jangan panik,” Tutupnya. (Ikhwan)










Komentar