Min.co.id-Jatim-Guna mewujudkan keterbukaan Informasi Publik yang lebih Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi serta keadilan). Mabes Polri divisi Humas menggelar diskusi Komunikasi Publik yang diikuti oleh jajaran Humas Polda Jatim, serta Humas Polres Se Jatim yang diselenggarakan di Hotel Bumi Surabaya, Rabu (17/2/2021).
Kegiatan diskusi dibuka oleh Kapolda Jatim yang diwakilkan oleh Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko, untuk divisi Humas Mabes Polri diwakili oleh Kombes Pol Tjahyono. Kemudian untuk pembicara atau pengisi materi seminar langsung dihadiri oleh Kadis Kominfo Jatim, Drs. Benny Sampirwanto. M. Si serta ketua Komisi Informasi Publik Imaduddin.
Dalam sambutannya, saat ini Bangsa Indonesia dilanda Pandemi Covid-19 sudah selama satu tahun, sampai saat ini penyebaran Covid-19 masih tinggi. Meski penyebaran tinggi, angka kesembuhan pasien Covid-19 juga terus tinggi.
Penyebaran Covid-19 di Provinsi di Indonesia, Jawa Timur saat ini masuk di urutan ke empat didalam penyebaran Covid-19. Untuk Provinsi yang pertama dihuni oleh, DKI, Jawa Barat, Jawa Tengah dan terakhir Jawa Timur. “Saat ini bangsa Indonesia masih dilanda Pandemi Covid-19 selama satu tahun, tingkat penyebaran masih tinggi, namun angka kesembuhan juga tinggi,” kata Kabid Humas Polda Jatim disela-sela acara Diskusi Publik.
“Saat ini jawa timur berada di urutan ke empat angka penyebaran Covid-19, dan Jatim terendah jika dibandingkan Provinsi lain,” pungkasnya.
Sementara itu perwakilan Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Pol Tjahyono mengatakan Kegiatan diskusi publik ini diselenggarakan untuk mewujudkan peningkatan pelayanan kepada Publik yang sesuai dengan UU 14 tahun tentang keterbukaan informasi publik dilingkungan Polri.
Menurutnya, Humas Polri memiliki peran yang sangat strategis dalam mendukung manajemen media untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Divisi Humas Polri saat ini memiliki berbagai tantangan platform media, baik media sosial, online. Maka itu porsonil harus mampu mengoptimalkan platform – platform media yang dimiliki dengan menampilkan sosok polri yang humanis sesuai instruksi Kapolri.
“Terutama ditengah Pandemi Covid 19 ini Keterbukaan publik Humas Polri terus melakukan sosialisasi pentingnya protokol kesehatan kepada masyatakat bagaimana menerapkan protokol kesehatan yang benar serta juga pelayanan polri harus tetap dilakukan dengan Protokol kesehatan,”harapnya.
Sementara itu Kadis Kominfo Jatim, Drs Benny Sampirwanto mengatakan keterbukaan informasi publik perlu dioptimalkan oleh Mabes Polri dengan menggunakan berbagai platform, apakah melalui media above the line seperti media mainstream maupun media sosial, serta melalui media below the line, seperti menggandeng influncer dari berbagai komunitas.
“Apabila optimalisasi ini terwujud, maka bukan hanya masyarakat memperoleh haknya untuk dapat mengakses informasi, tetapi optimalisasi ini akan semakin meningkatkan trust publik kepada kita semua, serta meningkatkan kepercayaan kepada Polri. Maka itu pihaknya berharap humas polri di Jatim juga bisa melakukan sinergitas dengan instansi Pemerintah daerah masing – masing untuk meningkatkan informasi kepada publik,”pungkasnya. (rls)










Komentar