Di Tengah Lautan Biru Bandung, Ribuan Personel Disiagakan Jaga Euforia Kemenangan Persib Tetap Aman

Min.co.id | Bandung Kota Bandung bersiap menyambut lautan biru. Dari Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), kawasan Dago Cikapayang, Jembatan Pasopati, hingga Jalan Asia Afrika, ribuan Bobotoh diperkirakan akan turun ke jalan merayakan perjalanan Persib Bandung di kompetisi nasional.

Bagi warga Jawa Barat, Persib bukan hanya klub sepak bola. Ia telah menjadi bagian dari identitas, kebanggaan daerah, dan ruang emosional yang menyatukan berbagai lapisan masyarakat dalam satu warna: biru.

Namun di balik euforia kemenangan yang mulai terasa, aparat keamanan bergerak menyiapkan pengamanan besar-besaran agar perayaan tetap berlangsung aman, tertib, dan penuh kebersamaan.

Sebanyak 6.115 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, pemerintah daerah, serta unsur pengamanan lainnya diterjunkan untuk mengawal seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pertandingan Persib Bandung melawan Persijap Jepara hingga konvoi kemenangan di pusat Kota Bandung.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, mengatakan pengamanan dilakukan secara menyeluruh demi memastikan masyarakat dapat menikmati momen kemenangan tanpa gangguan keamanan.

“Kami telah menyiapkan pola pengamanan secara menyeluruh mulai dari pertandingan di GBLA, pengamanan titik kumpul suporter, hingga jalur konvoi kemenangan. Seluruh personel akan ditempatkan sesuai plotting untuk mengantisipasi kepadatan massa dan potensi gangguan kamtibmas,” ujarnya, Rabu (20/5/2026).

Pertandingan Persib melawan Persijap Jepara pada lanjutan BRI Super League 2025/2026 dijadwalkan berlangsung di Stadion GBLA, Sabtu (23/5/2026) pukul 15.30 WIB.

Di stadion kebanggaan warga Bandung itu, sorak-sorai Bobotoh dipastikan kembali menggema. Ribuan suporter diprediksi memadati tribun untuk mendukung Maung Bandung.

Untuk pengamanan pertandingan di GBLA, sebanyak 2.892 personel gabungan diterjunkan, terdiri dari unsur Polri, TNI, instansi terkait, serta personel eksternal.

Selain di stadion, titik-titik keramaian seperti Dago Cikapayang, Flyover Pasopati, Taman Jomblo, hingga Graha Persib juga menjadi fokus pengamanan aparat.

Di lokasi-lokasi tersebut, masyarakat diperkirakan akan berkumpul membawa bendera, atribut klub, dan nyanyian khas Bobotoh yang selama ini menjadi warna tersendiri dalam setiap kemenangan Persib.

Polda Jabar mengimbau seluruh Bobotoh dan masyarakat agar merayakan kemenangan dengan tertib serta menghindari tindakan yang membahayakan keselamatan publik.

Petugas akan melakukan pemeriksaan ketat di sejumlah titik masuk stadion maupun lokasi penyekatan. Penonton dilarang membawa flare, senjata tajam, petasan, minuman keras, maupun benda berbahaya lainnya.

“Kami mengimbau masyarakat dan Bobotoh untuk merayakan kemenangan secara tertib, tidak melakukan tindakan yang membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lain, serta mematuhi arahan petugas di lapangan,” kata Hendra.

Bagi banyak Bobotoh, kemenangan Persib bukan sekadar hasil pertandingan. Ia adalah tentang rasa memiliki, tentang kebersamaan yang tumbuh di tribun stadion, jalanan kota, hingga sudut-sudut kampung tempat warga bersama-sama meneriakkan nama Persib.

Karena itu, aparat berharap euforia yang hadir dapat menjadi pesta rakyat yang membanggakan, bukan sebaliknya.

“Kami berharap seluruh masyarakat bisa bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban sehingga perayaan kemenangan Persib dapat berlangsung aman, nyaman, dan menjadi kebanggaan bagi warga Jawa Barat,” pungkas Hendra.

Di tengah hiruk-pikuk perayaan nanti, Bandung sekali lagi akan menunjukkan bahwa sepak bola bukan hanya tentang kemenangan di lapangan, tetapi juga tentang persaudaraan yang dirayakan bersama.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi
Sumber: Bid Humas Polda Jawa Barat – Diolah Redaksi

Komentar

News Feed