Saat Jalan Tak Lagi Meminta Tumbal: Kisah di Balik Penghargaan Kapolda Jabar

Min.co.id | Bandung – Kilau lampu kristal di Ballroom Hotel Savoy Homann malam itu seakan memantulkan lebih dari sekadar kemegahan. Di ruang bersejarah yang pernah menjadi saksi perjalanan bangsa, sebuah cerita baru tentang keselamatan dan pengabdian tengah ditulis.

Di panggung perayaan HUT ke-60 Pikiran Rakyat, Kapolda Jawa Barat Rudi Setiawan menerima penghargaan kategori “Institusi Operasi Kemanusiaan Lebaran 2026”. Namun, di balik seremoni itu, tersimpan makna yang jauh lebih dalam—tentang nyawa yang terselamatkan dan duka yang berhasil dicegah.

Jalan Raya yang Lebih Ramah

Musim mudik yang biasanya identik dengan kecelakaan dan kecemasan, tahun ini menghadirkan cerita berbeda. Melalui Operasi Ketupat Lodaya 2026, angka fatalitas kecelakaan lalu lintas turun drastis hingga 89 persen—dari 121 korban jiwa pada 2025 menjadi 13 jiwa pada 2026.

Jumlah kejadian kecelakaan juga merosot tajam sebesar 76 persen, dari 383 kasus menjadi 93 insiden. Penurunan ini diikuti oleh berkurangnya korban luka berat sebesar 46 persen dan luka ringan hingga 73 persen, serta kerugian materiil yang menyusut lebih dari separuh.

Di balik angka-angka itu, ada ratusan keluarga yang tetap utuh merayakan Lebaran tanpa kehilangan orang tercinta.

Kriminalitas Ikut Meredup

Tak hanya di jalan raya, rasa aman juga terasa di ruang-ruang publik. Kejahatan konvensional C3—pencurian dengan kekerasan, pemberatan, dan kendaraan bermotor—turun signifikan selama masa operasi.

Tercatat 110 kasus pada 2026, jauh lebih rendah dibandingkan 240 kasus pada 2025 dan 189 kasus pada 2024. Dari jumlah tersebut, 107 kasus berhasil diungkap aparat.

Angka-angka ini menunjukkan bahwa keamanan bukan sekadar slogan, tetapi hasil nyata dari kerja lapangan yang terukur.

Kerja Kolektif di Balik Keberhasilan

Di tengah apresiasi yang diterimanya, Kapolda Jabar menegaskan bahwa capaian tersebut bukan hasil kerja individu, melainkan buah kolaborasi banyak pihak.

“Penghargaan ini adalah hasil kerja keras seluruh personel dan stakeholder yang terlibat dalam pengamanan Lebaran. Alhamdulillah, angka kecelakaan dan kriminalitas dapat ditekan secara signifikan,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan ini mencerminkan sinergi antara aparat, pemerintah, dan masyarakat yang berjalan selaras.

Lebih dari Sekadar Penghargaan

Malam itu, penghargaan memang berpindah tangan. Namun, yang lebih penting adalah pesan yang ditinggalkan—bahwa keselamatan publik bisa dicapai ketika kerja kolektif dijalankan dengan konsisten.

Di tengah hiruk pikuk arus mudik, Jawa Barat tahun ini menghadirkan wajah berbeda: lebih aman, lebih tertib, dan lebih manusiawi.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi
Sumber: Bid Humas Polda Jabar (diolah redaksi)

Komentar

News Feed