Min.co.id | Madiun — Sekolah membutuhkan sarana belajar yang memadai, tempat ibadah perlu dirawat, sementara kesenian tradisional membutuhkan dukungan agar tetap hidup di tengah perubahan zaman. Kebutuhan masyarakat seperti itulah yang menjadi sasaran penyaluran dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) serta Bina Lingkungan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun, yang mencapai Rp520.546.000 sepanjang Januari hingga September 2026.
Jumlah tersebut meningkat 26 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, ketika penyaluran dana tercatat Rp413.034.000. Kenaikan ini memperlihatkan bertambahnya dukungan perusahaan bagi lingkungan sosial di sekitar wilayah operasionalnya.
Bantuan yang disalurkan tidak hanya menyasar satu bidang. Di sektor pendidikan, dana digunakan untuk mendukung pengembangan sarana dan prasarana guna menunjang kegiatan belajar mengajar. Sementara di bidang sosial dan keagamaan, bantuan diarahkan untuk pembangunan serta perbaikan tempat ibadah.
KAI Daop 7 Madiun juga memberikan perhatian terhadap pelestarian seni budaya melalui pengadaan dan pembaruan alat peraga pencak silat serta perlengkapan kesenian Reog Ponorogo. Dukungan ini diharapkan membantu kelompok seni mempertahankan aktivitas budaya yang menjadi bagian dari identitas masyarakat setempat.
Selain itu, bantuan sarana dan prasarana diberikan kepada Denpom V/1 Madiun sebagai bagian dari sinergi kewilayahan.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan peningkatan penyaluran dana tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan memperluas manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Menurutnya, program TJSL dan Bina Lingkungan akan terus dilanjutkan setiap tahun dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dan kemampuan perusahaan.
Program tersebut juga diarahkan untuk mendukung pembangunan yang dilakukan pemerintah daerah. Melalui kerja sama itu, KAI berharap hubungan antara perusahaan, masyarakat, dan pemerintah daerah semakin kuat.
Namun, besarnya dana yang disalurkan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan program. Manfaat nyata bagi penerima, ketepatan sasaran, dan keberlanjutan penggunaan bantuan menjadi hal penting agar dukungan tersebut benar-benar dirasakan masyarakat.
KAI Daop 7 Madiun berharap kontribusi ini dapat membantu meningkatkan kualitas pendidikan, menunjang kegiatan sosial dan keagamaan, serta menjaga keberlangsungan seni budaya lokal. Perusahaan juga ingin kehadirannya memberi manfaat yang lebih luas, tidak hanya melalui layanan transportasi kereta api, tetapi juga lewat dukungan terhadap kesejahteraan masyarakat.
Pada akhirnya, bantuan tersebut diharapkan tidak sekadar tercatat sebagai angka dalam laporan perusahaan, melainkan menjadi dukungan yang berguna bagi kegiatan warga dan pelestarian budaya di wilayah Madiun dan sekitarnya.
Penulis: Chandra
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Humas KAI Daop 7 Madiun, diolah Redaksi










Komentar