Kemarau Sejak Juni, Warga Lakbok Gelar Shalat Istisqa dan Berharap Hujan Segera Turun

Min.co.id | Ciamis — Kemarau yang berlangsung sejak Juni mendorong masyarakat Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, memanjatkan doa bersama agar hujan segera turun.

Melalui Shalat Istisqa di lapangan MTs Negeri 8 Ciamis, Kamis (8/10/2026) pagi, warga menyatukan harapan di tengah kondisi kemarau yang disebut pemerintah kecamatan masih berlangsung.

Shalat Istisqa dimulai sekitar pukul 07.30 WIB dengan Kepala KUA Kecamatan Lakbok, Akhid Gufron, S.H.I., M.H., sebagai penanggung jawab kegiatan. Sejumlah unsur pemerintah kecamatan, instansi terkait, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga turut mengikuti ibadah tersebut.

Bagi masyarakat, hujan bukan hanya perubahan cuaca. Air dibutuhkan untuk memenuhi keperluan sehari-hari dan menjaga aktivitas warga tetap berjalan. Namun, sejauh mana kemarau berdampak pada ketersediaan air di setiap desa di Lakbok belum dirinci dalam keterangan kegiatan tersebut.

Camat Lakbok dalam sambutannya menyebut Shalat Istisqa sebagai bentuk ikhtiar dan keimanan bersama untuk memohon turunnya hujan, khususnya bagi wilayah yang mengalami kekeringan.

Shalat Istisqa menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus menyampaikan harapan bersama agar kondisi kemarau segera berakhir.

Kegiatan ini juga mempertemukan pemerintah kecamatan, tokoh agama, dan warga dalam satu ruang kebersamaan. Di tengah persoalan lingkungan, doa menjadi salah satu bentuk ikhtiar spiritual yang dilakukan masyarakat.

Meski demikian, informasi mengenai wilayah yang paling terdampak, kondisi sumber air, serta kebutuhan warga selama kemarau masih penting untuk diketahui. Data tersebut dapat membantu menggambarkan situasi yang benar-benar dihadapi masyarakat Lakbok, bukan sekadar pelaksanaan kegiatan keagamaan.

Kapolsek Lakbok IPTU Tri Widiyanto bersama Kanit Reskrim turut hadir dalam kegiatan tersebut. Personel kepolisian memantau situasi dan berkoordinasi dengan unsur terkait untuk menjaga agar pelaksanaan ibadah berlangsung tertib.

Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., melalui IPTU Tri Widiyanto mengatakan, kepolisian memberikan pelayanan dan pengamanan dalam berbagai kegiatan masyarakat, termasuk kegiatan keagamaan.

“Polsek Lakbok siap memberikan pengamanan dan pelayanan dalam setiap kegiatan masyarakat, termasuk kegiatan keagamaan seperti Shalat Istisqa. Kami berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan khidmat dan situasi tetap aman serta kondusif,” ujarnya.

Menurut Tri Widiyanto, kerja sama antara kepolisian, unsur Forkopimcam, tokoh agama, dan masyarakat diperlukan untuk menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.

Pelaksanaan Shalat Istisqa dilaporkan berjalan aman, tertib, dan lancar hingga selesai.

Bagi warga yang menghadapi kemarau, turunnya hujan menjadi harapan yang berkaitan langsung dengan kebutuhan hidup. Karena itu, selain ikhtiar melalui doa, informasi mengenai kondisi sumber air dan langkah penanganan bagi wilayah yang mengalami kekeringan juga penting untuk menjadi perhatian.

Apabila kekurangan air semakin dirasakan masyarakat, pemetaan wilayah terdampak dan langkah antisipasi dari pihak terkait akan membantu memastikan kebutuhan warga tidak terabaikan.

Shalat Istisqa di Lakbok menjadi gambaran bagaimana masyarakat menyatukan doa ketika kemarau belum berakhir. Harapan warga kini tertuju pada hujan yang segera turun, sementara kondisi nyata di lapangan tetap perlu menjadi dasar untuk menentukan bantuan dan langkah penanganan yang dibutuhkan.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Humas Polres Ciamis,Diolah Redaksi

Komentar

News Feed