Min.co.id | Ciamis – Persoalan di tengah masyarakat sering kali tidak datang dengan membawa satu urusan saja. Ada soal pemerintahan desa, kegiatan keagamaan, pelayanan masyarakat hingga keamanan lingkungan yang membutuhkan komunikasi lintas pihak.
Ruang untuk mempertemukan berbagai kepentingan itu salah satunya berlangsung dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Tingkat Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Selasa (22/9/2026).
Di Kantor Kecamatan Cihaurbeuti, unsur pemerintahan, kepolisian, TNI, pemerintah desa, tokoh agama hingga organisasi kepala desa duduk bersama. Kapolsek Cihaurbeuti IPTU Agus Fredi Muharom, S.IP., M.Si., hadir dalam pertemuan yang juga dirangkaikan dengan temu pisah dan penyambutan Kepala KUA Kecamatan Cihaurbeuti.
Pertemuan itu bukan sekadar agenda rutin. Bagi wilayah kecamatan, forum seperti ini menjadi ruang untuk saling bertukar informasi mengenai kondisi di lapangan dan membicarakan berbagai kegiatan yang akan bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Hadir dalam rakor tersebut Camat Cihaurbeuti, Sekretaris Kecamatan, Danramil Cihaurbeuti, Kepala KUA, Ketua MUI Kecamatan, Ketua Apdesi, para kepala desa se-Kecamatan Cihaurbeuti serta sejumlah undangan lainnya.
Ketika Informasi Tak Berhenti di Satu Instansi
Satu informasi mengenai persoalan warga bisa saja pertama kali diketahui kepala desa, tokoh agama, aparat keamanan atau unsur pemerintahan lainnya.
Karena itu, komunikasi menjadi penting agar informasi tersebut tidak berhenti di satu pihak. Melalui rakor, masing-masing unsur dapat menyampaikan perkembangan di wilayah sekaligus membicarakan langkah yang diperlukan sesuai tugas dan kewenangannya.
Bagi kepolisian, komunikasi semacam itu juga berkaitan dengan upaya mengetahui lebih awal berbagai potensi gangguan keamanan.
Agus Fredi mengatakan Polsek Cihaurbeuti siap menjaga komunikasi dengan seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat.
“Sinergitas dan komunikasi yang baik antarinstansi sangat diperlukan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kami dari Polsek Cihaurbeuti siap berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait dalam mendukung program pemerintah serta mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas di wilayah,” ujar Agus.
Menurutnya, koordinasi diperlukan terutama ketika terdapat kegiatan masyarakat yang membutuhkan perhatian maupun pengamanan.
Dengan komunikasi yang terbangun sejak awal, informasi mengenai suatu kegiatan atau persoalan di masyarakat dapat lebih cepat diteruskan kepada pihak yang memiliki kewenangan untuk menanganinya.
Bukan Hanya Bicara Keamanan
Rakor tersebut juga menjadi momentum pergantian Kepala KUA Kecamatan Cihaurbeuti. Temu pisah dan penyambutan kepala KUA baru mempertemukan unsur Muspika, pemerintah desa, tokoh agama dan elemen masyarakat dalam suasana silaturahmi.
Kehadiran tokoh agama dalam forum lintas sektoral menjadi bagian penting karena kehidupan masyarakat di tingkat kecamatan tidak hanya berkaitan dengan urusan pemerintahan dan keamanan. Pelayanan keagamaan serta hubungan sosial di masyarakat juga membutuhkan komunikasi antarelemen.
Dari forum seperti inilah hubungan kerja antarlembaga dapat terus dibangun, termasuk ketika suatu persoalan membutuhkan keterlibatan lebih dari satu pihak.
Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Cihaurbeuti menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektoral dalam menjaga situasi wilayah.
Polsek Cihaurbeuti menyatakan akan terus terlibat dalam kegiatan pemerintahan dan kemasyarakatan sebagai bagian dari pemeliharaan keamanan dan ketertiban.
Bagi masyarakat, koordinasi tersebut mungkin berlangsung jauh dari keramaian. Namun dari meja rapat itulah, berbagai informasi tentang kondisi wilayah dipertemukan agar ketika persoalan muncul di tengah warga, pihak-pihak yang berkepentingan sudah memiliki jalur komunikasi untuk meresponsnya.
Rakor tingkat Kecamatan Cihaurbeuti dan rangkaian temu pisah Kepala KUA tersebut berlangsung aman dan lancar.
Penulis: Redaksi Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Humas Polres Ciamis,Diolah Redaksi










Komentar