Min.co.id | Ciamis – Saat aktivitas belajar dan kegiatan siswa masih berlangsung, tiga anggota Sat Samapta Polres Ciamis menyambangi lingkungan MAN 2 Ciamis, Selasa (22/9/2026). Bukan karena ada laporan gangguan keamanan, melainkan untuk memastikan lingkungan sekolah tetap aman sekaligus membuka komunikasi langsung dengan warga.
Patroli dialogis tersebut berlangsung mulai pukul 11.00 WIB. Personel Unit Patroli Sat Samapta berkeliling di sekitar sekolah sambil memantau situasi dan menyampaikan pesan keamanan kepada masyarakat.
Bagi lingkungan pendidikan, kehadiran polisi di tengah aktivitas sekolah memiliki arti tersendiri. Sekolah bukan hanya tempat berlangsungnya proses belajar, tetapi juga menjadi ruang berkumpulnya pelajar, guru, orang tua, dan masyarakat sekitar.
Karena itu, kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan tetap diperlukan, terutama ketika aktivitas masyarakat di sekitar sekolah cukup ramai.
Dalam patroli tersebut, Brigadir Havizh, Bripda Agum, dan Bripda Ikbal tidak hanya melakukan pemantauan. Mereka juga berdialog dengan masyarakat dan mengingatkan pentingnya menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama.
Masyarakat diminta tidak mengabaikan hal-hal yang terlihat mencurigakan. Jika menemukan potensi gangguan keamanan, warga diimbau segera menyampaikannya kepada kepolisian.
Polisi Tak Hanya Berkeliling
Patroli dialogis memiliki fungsi yang lebih luas daripada sekadar berkeliling menggunakan kendaraan patroli.
Melalui komunikasi langsung, anggota kepolisian dapat mendengar informasi dari masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan keamanan. Pola seperti ini membuat hubungan polisi dan masyarakat tidak hanya berlangsung ketika terjadi masalah.
Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kasat Samapta Polres Ciamis IPTU Zezen Zaenal Mutaqin, S.H., M.H., mengatakan patroli dialogis merupakan bagian dari upaya pencegahan gangguan keamanan.
“Patroli dialogis terus kami lakukan sebagai langkah pencegahan dengan menghadirkan personel kepolisian di tengah masyarakat. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, meningkatkan kewaspadaan dan segera berkoordinasi dengan kepolisian apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas,” ujar Zezen.
Kehadiran polisi di lingkungan MAN 2 Ciamis juga diarahkan untuk mencegah berbagai potensi gangguan keamanan, termasuk tindak kejahatan dan aksi yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat.
Menjaga Sekolah Tetap Jadi Ruang Aman
Lingkungan sekolah membutuhkan rasa aman agar kegiatan belajar dapat berlangsung tanpa gangguan. Karena itu, pencegahan tidak hanya menjadi tanggung jawab pihak sekolah maupun kepolisian, tetapi juga masyarakat di sekitar lingkungan pendidikan.
Patroli seperti yang dilakukan Sat Samapta menjadi salah satu cara untuk menjaga komunikasi tersebut tetap berjalan. Polisi hadir, masyarakat menyampaikan informasi, sementara lingkungan sekolah tetap dapat menjalankan aktivitasnya.
Sepanjang patroli berlangsung, situasi di sekitar MAN 2 Ciamis terpantau aman dan kondusif.
Sat Samapta Polres Ciamis menyatakan patroli dialogis akan terus dilakukan di sejumlah lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, termasuk lingkungan pendidikan dan kawasan yang dinilai membutuhkan pemantauan.
Bagi warga sekolah, kehadiran polisi bukan semata soal seragam dan kendaraan patroli yang melintas. Lebih jauh, kehadiran tersebut menjadi pengingat bahwa menjaga keamanan lingkungan membutuhkan perhatian dan keterlibatan bersama.
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Humas Polres Ciamis,Diolah Redaksi










Komentar