Min.co.id | Garut — Menjelang laga Persib Bandung kontra Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu (12/9/2026), Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H. meminta para pendukung kedua tim menahan diri dan tetap menjaga sportivitas.
Pesan tersebut disampaikan Kapolda saat melakukan kunjungan kerja ke Polres Garut, Jumat (11/9/2026). Dalam kesempatan itu, ia juga menyoroti kesiapsiagaan jajaran kepolisian menghadapi aktivitas masyarakat selama akhir pekan, termasuk kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan.
“Kami mengucapkan selamat bertanding untuk Persib dan Persija. Namun, kami juga mengajak para pendukung Persib dan Persija untuk tetap menjaga kondusivitas dan mendukung timnya di tempat masing-masing,” ujar Pipit.
Menurutnya, pengamanan tidak hanya berkaitan dengan pertandingan, tetapi juga aktivitas masyarakat di berbagai daerah. Karena itu, jajaran kepolisian diminta meningkatkan kesiapsiagaan dan mengawal kegiatan nobar agar tidak berkembang menjadi gangguan keamanan.
“Semua saya perintahkan untuk siaga satu, untuk bersama-sama mengawal nobar,” tegasnya.
Pendekatan Kamtibmas Lewat Salat Jumat
Dalam kunjungan tersebut, Pipit juga menjelaskan pendekatan yang dilakukan Polda Jabar dalam membangun komunikasi dengan masyarakat. Salah satunya melalui program salat Jumat keliling di sejumlah daerah.
Kegiatan tersebut, kata dia, tidak semata menjadi aktivitas ibadah, tetapi juga dimanfaatkan untuk bersilaturahmi dengan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan mengenai keamanan dan ketertiban.
“Tujuannya sekaligus untuk bersilaturahmi dengan masyarakat dan memberikan pesan-pesan Kamtibmas, terutama kepada ulama dan tokoh agama di masjid untuk mengingatkan para orang tua dan adik-adik kita agar bersama-sama menjaga Kamtibmas,” katanya.
Kapolda menilai persoalan Kamtibmas di setiap daerah memiliki karakter yang berbeda. Karena itu, Polda Jabar menggunakan riset dan data untuk mengetahui keresahan masyarakat, termasuk bagaimana masyarakat melihat pelayanan serta kehadiran kepolisian.
“Hasil riset tersebut menjadi bahan evaluasi kami. Apa yang tidak disukai masyarakat akan kita perbaiki. Kita berbasis riset dan data, kemudian kita analisa untuk menjadi bahan dalam mengambil langkah,” jelasnya.
Keamanan Pariwisata Ikut Jadi Perhatian
Selain persoalan sepak bola, Kapolda mengingatkan bahwa akhir pekan biasanya diikuti meningkatnya aktivitas masyarakat di sejumlah destinasi wisata Jawa Barat.
Menurutnya, kondisi keamanan berhubungan dengan aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari pelaku UMKM, hotel, restoran hingga sektor usaha lainnya.
“Besok adalah weekend. Jawa Barat memiliki beberapa daerah wisata. Kalau daerah wisata berjalan baik, ada sektor perekonomian yang mendukung pergerakan ekonomi yang ada di Jawa Barat, seperti UMKM, hotel dan yang lainnya. Ini tidak boleh terganggu,” ujarnya.
Ia pun meminta masyarakat ikut menjaga situasi agar aktivitas wisata berjalan aman dan nyaman, termasuk bagi warga dari luar daerah yang berkunjung ke Bandung, Garut maupun wilayah Jawa Barat lainnya.
“Kami mengimbau semuanya untuk menjaga agar pariwisata berjalan baik. Orang yang berlibur di Bandung, Garut dan di Jawa Barat ini harus terayomi. Tidak boleh ada gangguan,” tegasnya.
Kapolda menambahkan, apabila terdapat tindakan yang menyimpang dari imbauan dan berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban, kepolisian bersama pemangku kepentingan terkait akan mengambil tindakan sesuai ketentuan hukum.
“Kami dari kepolisian bersama stakeholder akan melakukan tindakan tegas apabila terdapat penyimpangan atas imbauan tersebut,” pungkasnya.
Kunjungan kerja ke Polres Garut tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi Kapolda Jabar untuk menyampaikan arah kebijakan Kamtibmas, mulai dari penguatan komunikasi dengan masyarakat hingga kesiapsiagaan menghadapi meningkatnya aktivitas warga pada akhir pekan.
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Bid Humas Polda JabarP, Diolah Redaksi










Komentar